Gawat! Kejagung Kejar Aset Tersangka Jiwasraya Hingga ke Ibu Kota Baru

Sabtu, 04/04/2020 10:33 WIB
Jiwasraya (Okezone)

Jiwasraya (Okezone)

Jakarta, law-justice.co - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Sebanyak tiga orang saksi diperiksa Jumat (3/4).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Hari Setiyono mengungkapkan masih ada beberapa hal yang perlu ditanyakan kepada para saksi. Meski mereka sebelumnya sudah pernah diperiksa.

"Semuanya merupakan pemeriksaan tambahan atas pemeriksaan sebelumnya yang masih dianggap belum cukup atau terdapat hal hal yang perlu ditanyakan kembali berdasarkan petunjuk Penuntut Umum pada Direktorat Penuntutan JAM Pidsus Kejagung RI," kata Hari dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/4).

"Pemeriksaan para saksi kali ini selain untuk memenuhi petunjuk Penuntut Umum atas berkas perkara HP, SMY dan HR, keterangan para saksi ini juga digunakan untuk pembuktian berkas perkara atas nama Tersangka BT, HH dan JHT yang masih dalam proses pemberkasan," sebut Hari.

Semua nama inisial tersebut merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero), yakni Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, Direktur Keuangan Jiwasraya Jiwasraya periode Januari 2013-2018 Hary Prasetyo.

Kemudian Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018 Hendrisman Rahim, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan serta Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto.

Selain penelusuran informasi untuk kelengkapan berkas perkara, Hari juga menyebut penyidik sudah memasang plang pada beberapa lokasi dari aset tanah milik tersangka, antara lain di Kalimantan Timur, yang merupakan calon lokasi ibu kota baru Indonesia.

"Sebagian tanah yang sita dari dan diduga milik Tersangka HH di Kalimantan Timur," papar Hari. (cnbcindonesia)

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar