Hoax Soal Corona, Mabes Polri Telah Tangani 72 Kasus Hoax

Jum'at, 03/04/2020 18:39 WIB
Ilustrasi - Berita Hoax.

Ilustrasi - Berita Hoax.

Jakarta, law-justice.co - Merebaknya virus corona yang melanda seluruh dunia telah membuat setiap manusia khawatir akan penularan virus tersebut. Begitu juga Indonesia, himbauan tentang social distancing ternyata belum sepenuhnya dilakukan oleh sebagian masyarakat kita.

Dari beberapa kejadian, masih ditemukan kegiatan kumpul-kumpul bahkan pesta yang dilakukan masyarakat Indonesia. Hal itu bukan saja membahayakan diri sendiri namun juga dapat membahayakan orang lain.

Selain itu, dibalik kepanikan masih saja ada oknum-oknum yang memperkeruh suasana. Dari laporan Mabes Polri, sudah ada 72 kasus yang kini sedang ditangani oleh Polri.

Karo Penmas Humas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya sampai hari ini masih terus mengawasi dunia maya yang sering menjadi tempat pelanggaran ITE.

"Kemudian kasus hoaks ditangani oleh Siber Bareskrim Polri beserta jajaran. Sampai hari ini kita Siber Bareskrim Polri beserta jajaran tleah menangani kasus hoax mengenai covid sejumlah 72 kasus," ujar Argo di Mabes Polri, Jumat (4/3/2020).

Argo juga menginformasikan Polda Jawa Timur dan Polda Metro Jaya merupakan daerah yang paling banyak menangani kasus hoax.

"Terbesar di Polda Jawa Timur 11 kasus, Polda Metro Jaya 11 kasus, Polda Jawa Barat, Polda Lampung, Bareskrim Polri ada 5 kasus," ujar Argo.

Terhadap para perilaku disangkakan pasal 45 dan 45 A Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan ancaman pidana penjara selama enam tahun. Kemudian melanggar pasal 14 dan 15 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Pidana dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara.

(Bona Ricki Jeferson Siahaan\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar