Gunakan Cara Unik, Pengantin Ini Nikah dengan Jas Hujan

Sabtu, 28/03/2020 17:30 WIB
Pasangan yang sedang melangsungkan akad nikah di Temanggung. (Twitter/Novia)

Pasangan yang sedang melangsungkan akad nikah di Temanggung. (Twitter/Novia)

Jakarta, law-justice.co - Di tengah pandemi menghadapi wabah corona, warga tetap melakukan antisipasi dengan tetap waspada.

Beragam cara dilakukan untuk menjauhkan diri dari virus yang telah mengakibatkan banyak kematian.

Namun ada yang unik dilakukan dua sejoli yang ingin membina rumah tangga dan menggelar pernikahan pasangan asal Desa Ngadirejo, Temanggung, Jateng. 

Tampak dalam ruangan itu pasangan pengantin tengah memakai mantel hujan yang terbuat dari plastik merah.

Masing-masing juga mengenakan masker. Bukan menghadapi situasi hujan, namun akibat wabah corona yang sedang terjadi.

"Prosesi akad nikad di tengah wabah. Lokasi: Ngadirejo, Temanggung, Jateng," cuit Novia seorang pengguna Twitter.

Novia menekankan kalau akad nikah itu benar terjadi di desanya pasalnya orang yang menikahkan pasangan itu adalah bapaknya.

"Yo ngerti wong bapakku sing nikahke," katanya.

Dia mengatakan kalau pengantin pria berasal dari wonosobo sementara itu sang cewek dari Temanggung.

Hanya saja saat dipiriksa ke puskesman satu diantara pasangan itu memiliki suhu badan yang tinggi, sehingga sebagai tindakan untuk menjaga kewaspadaan mereka mengenakan mantel hujan dan masker.

"Beneran, soalnya yg manten cwo dr wonosobo alias beda daerah dr tmg. Trus pas dicek di puskesmas suhu badannya tinggi. Jebule blom sarapan. Tp ttp waspada, dan itu juga ditmni dr pihak puskesmas," katanya lagi.

Hanya saja berhubung tengah menghadapi wabah corona, resepsi dari kedua pengantin itu pun ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

"Salut sama mantennya tetep jaga jarak, pake masker dan resepsinya ditunda," ungkap Novia.

Postingannya pun ditanggapi beragam pendapat oleh netizen. Namun mereka memuji pasangan tersebut yang tetap menjaga jarak meski mau melangsungkan akad nikah untuk disahkan sebagai pasangan suami istri.

Bagaimana dengan kamu, apakah ingin melangsungkan pernikahan. Sebaiknya ikut imbauan pemerinta ya, supaya wabah ini cepat berlalu. (Indozone)

(Ricardo Ronald\Yudi Rachman)
Share:



Berita Terkait

Komentar