Tiba-tiba dicopot Yassona Laolly, Dirjen PAS: Saya Sedih

Kamis, 27/02/2020 19:16 WIB
Direktur Jenderal PAS Kemenkumham Sri Puguh Budi Utami (Viva)

Direktur Jenderal PAS Kemenkumham Sri Puguh Budi Utami (Viva)

law-justice.co - Setelah Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie, kini giliran Dirjen Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami dicopot Yassona Laolly.  Dilansir dari Pojoksatu.co.id, Sri Puguh dimutasikan menjadi Kepala Bagian Litbang. Yang cukup mengejutkan, surat pencopotannya itu diterima mendadak.

Hal itu dibenarkan Kepala Bagian Humas Ditjen PAS, Rika Aprianti saat dikonfirmasi wartawan di kantornya, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (27/2/2020).

Surat pencopotan Sri Puguh itu baru diterima pada Rabu (26/2) kemarin.

Dia juga beralasan, acara laporan tahunan yang digelar di lantai 6 Gedung Ditjen PAS bukan perpisahan dari Sri Puguh.

“Ini memang sudah di agendakan sejak lama kebetulan pas banget,” tukas Rika.

Sementara, Sri Puguh yang dikonfirmasi mengaku dirinya merasa kurang optimal saat mengemban jabatan itu.

“Karena ini belum selesai resolusinya. Kami kan punya 15 resolusi, yang sudah selesai Poknas. Sehari-hari juga saya selalu mendrill teman-teman,” ujarnya. Sebagai alumni Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP), kata Sri Puguh, dirinya merasa bahagia diberi kesempatan memimpin Direktorat Jenderal Pemasyarakatan

Namun, dirinya mengaku sedih lantaran belum bisa optimal saat memimpin Ditjen PAS.

“Saya menghormati dan perempuan hanya saya sedih. Saya kok enggak bisa maksimal bekerja,” ucap Sri Puguh.

Kendati demikian, dia merasa sangat bangga memimpin Ditjen PAS.

Sebab, sebagai seorang perempuan yang feminim tidak mudah untuk memimpin Ditjen PAS yang sangat kompleks.

“Karena saya sudah duduk di sini. Enggak semua alumni bisa. Sebagi perempuan pertama bisa menduduki posisi Dirjen,” tuturnya.

“Saya bersyukur banget diberi kesempatan,” jelas Sri Puguh.

(Gumilang Hidayat\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar