Menyerah, Honda Tutup Pabrik Mobil di Filipina

Rabu, 26/02/2020 12:50 WIB
Logo Honda. (solopos.com).

Logo Honda. (solopos.com).

Jakarta, law-justice.co - Saat ini, pasar otomotif Asia Tenggara mulai menunjukkan persaingan yang sangat ketat.

Setelah merek Amerika Serikat, Chevrolet, menyerah di Indonesia dan Thailand, kini giliran Honda yang memutuskan untuk mengakhiri produksi mobil di Filipina.

Dalam sebuah pernyataan resminya, Honda Cars Philippines, Inc. (HPCI) mengumumkan akan menyetop operasi produksi di pabrik Sta. Rosa, Laguna, di selatan ibukota Manila, Filipina. Pabrik itu akan tutup pada Maret 2020.

"Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan Honda di Filipina untuk produk dengan harga yang terjangkau dan berkualitas, Honda mempertimbangkan alokasi dan distribusi sumber daya yang efisien. Karena itu, setelah mempertimbangkan upaya optimalisasi dalam operasi produksi di wilayah Asia dan Oseania, Honda memutuskan untuk menutup operasi manufaktur HCPI," tulis Honda dalam pernyataannya akhir pekan kemarin.

Meski pabriknya tutup, Honda tetap melanjutkan aktivitas penjualan mobil dan layanan purnajualnya di Filipina. Honda akan memanfaatkan jaringan regional Honda Asia dan Oseania untuk memasok mobil ke negara itu.

"Honda akan terus menyediakan produk yang sangat menarik bagi para pelanggannya di Filipina dan terus memberikan kontribusi kepada masyarakat setempat, yang telah menjadi upaya berkelanjutan selama 50 tahun terakhir sejak Honda didirikan di Filipina," tulisnya.

Pabrik Honda di Filipina itu mempekerjakan sekitar 650 karyawan. Sebelumnya, pabrik itu memproduksi mobil penumpang seperti Honda BR-V dan Honda City.

Diberitakan Reuters, Filipina memang pasar yang terbilang kecil dibanding negara Asia Tenggara lainnya seperti Indonesia dan Thailand.

Program insentif pajak pemerintah yang diluncurkan pada 2015 gagal meningkatkan produksi mobil lokal negara tersebut. (Detik.com).

(Ade Irmansyah\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar