Ngaku Sebagai Petani Saat Diwawancara, Ternyata Pimpinan Mafia Narkoba

Rabu, 19/02/2020 20:34 WIB
Pimpinan mafia narkoba Meksiko Joaquin el chapo Guzman (mysuncoast)

Pimpinan mafia narkoba Meksiko Joaquin el chapo Guzman (mysuncoast)

Jakarta, law-justice.co - Pimpinan mafia narkoba terkenal di Meksiko Joaquin “El Chapo” Guzman mengaku sebagai petani saat diwawancara oleh petugas penjara. Hal itu terungkap dari sebuah video dimana Guzman  terlihat mengenakan seragam penjara bertuliskan angka 3870.

Dalam video yang baru dirilis pada minggu ini, dia tengah menjawab serangkaian pertanyaan dari penjaga sambil membersihkan tinta cap sidik jari dari tangannya.

Ketika ditanya siapa nama samarannya, dia menjawab, “El Chapo,”. Saat ditanya mengenai pekerjaannya, Guzman menjawab dirinya adalah seorang “petani”.

Video dari tahun 2016 yang didapatkan oleh media lokal Latinus itu berdurasi sekira tujuh menit, di antaranya berisi wawancara antara Guzman dengan petugas penjara.

Dalam video itu Guzman juga menjawab bahwa dirinya berusia 58 tahun, memiliki pendidikan sekolah dasar, seorang ibu yang masih hidup dan ukuran celana panjang 34.

Dia juga menjawab pertanyaan mengenai istri dan pasangannya:

"Yang saya nikahi adalah Alejandrina Salazar," jawabnya dengan kepala tertunduk saat berusaha membersihkan tinta di jarinya. "Tapi yang tinggal bersamaku adalah Emma Coronel."

Selain video itu dirilis juga foto-foto yang menunjukkan petugas penegak hukum Meksiko mendaftarkan seorang pria yang berpenampilan seperti Guzman di Penjara Altiplano, Meksiko pada 2016.

Pria dalam foto itu memiliki potongan rambut yang sama, fitur dan bentuk tubuh yang sama seperti Guzman pada hari penangkapannya. Pakaian penjara dan potongan rambut pria itu juga cocok dengan foto-foto Sang Raja Narkoba di balik jeruji.

Masih belum jelas bagaimana Latinus mendapatkan video itu, atau mengapa video itu baru muncul sekarang. Kementerian keamanan Meksiko tidak menanggapi permintaan komentar mengenai keasliannya, dan Reuters tidak dapat mengonfirmasinya secara independen.

Juan Pablo Badillo, pengacara untuk Guzman di Meksiko sejak 2014, mengatakan kesannya adalah bahwa video itu muncul sejalan dengan fakta-fakta tentang apa yang terjadi hari itu.

Guzman ditangkap pada 2016 setelah sebelumnya sempat dua kali kabur dari penjara, salah satunya melalui terowongan yang digali. Dua insiden itu telah menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Meksiko.

Pada 2017 dia diekstradisi ke Amerika Serikat (AS), di mana dia dijatuhi hukum seumur hidup di penjara keamanan maksimum atas tuduhan perdagangan kokain, heroin dan obat-obatan lainnya sebagai pemimpin Kartel Sinaloa. (wartaekonomi)

(Gisella Putri\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar