Ditunjuk Jadi Bos Freeport, Putra Asli Papua Ini Tak Pernah Menyangka

Rabu, 19/02/2020 16:37 WIB
Direktur PT Freeport Indonesia yang baru Clau Wamafma (Tribunnews)

Direktur PT Freeport Indonesia yang baru Clau Wamafma (Tribunnews)

Jakarta, law-justice.co - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Claus Wamafma sebagai Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI). Claus adalah putra asli Papua pertama yang berhasil menduduki jabatan tertinggi di perusahaan yang bermarkas di Papua tersebut.

Oleh karena itu, selepas rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Komisi VII DPR RI dengan PTFI, Rabu, (19/02/2020) Claus Wamafma menyampaikan kisahya hingga sampai pada posisi saat ini.

Dia mengatakan sudah 20 tahun bekerja di PTFI. Lalu ditunjuk mewakili MIND ID di PTFI. Claus mengaku dirinya tidak pernah terfikir sampai bisa ditujuk sebagai direktur di PTFI. Menurutnya penujukkan ini sesuatu yang bagus, karena karyawan nasional bisa mengambil porsi di level direksi.

"Saya kan kerja di situ, kemudian diminta berproses, saya kira normal. Lalu ditunjuk mewakili MIND ID di PTFI ya sesuatu yang tadinya tidak terpikir karena kami 20 tahun bekerja di PTFI," ungkapnya, Rabu, (19/02/2020).

Lebih lanjut dirinya mengatakan proses penunjukkan dirinya sudah dimulai sejak awal tahun. Dengan pengalaman selama 20 tahun di PTFI dirinya mengaku optimis dengan potensi orang-orang Papua, dengan latar belakang pendidikan yang dirinya sebut luar biasa.

"Saya juga prosesnya cukup lama dan utuh dari freshgraduate, terpapar dengan operasi, keunikan di sana geografinya, percampuran orang bagian di Indonesia ada di sana dan kami bisa jalan. Kami harap bisa lebih bagus ke depan," imbuhnya.

Komunikasi dengan masyarakat sekitar menurutnya bagus, buktinya selama 50 tahun berdiri masih didukung oleh masyarakat. Dirinya tidak menampik adanya kesulitan operasi, namun sampai saat ini masih jalan dan berhubungan dengan baik. "Saya di direktur hubungan masyarakat," ungkapnya.

Claus mengatakan diberi tugas menjalankan bidang pemberdayaan masyarakat dan pengembangan masyarakat. Menurutnya banyak putra Papua yang kompeten, sehingga kesempatan untuk putra Papua terbuka, tentu dengan melalui proses. Setelah ditunjuk, menurutnya ada penugasan khusus dari Menteri BUMN.

"Jelas (ada tugas khusus) PTFI udah lama operasi di sini, tentu kami harap dengan hari ini jadi keluarga MIND ID, tentu kami harap pengembangan masyarakat lebih real dan nyata," tandasnya. (cnbcindonesia)

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar