Mengenal John Amanam, Pembuat Tubuh Buatan dari Nigeria

Minggu, 16/02/2020 17:42 WIB
Jhon Amanam (Kamermoov)

Jhon Amanam (Kamermoov)

law-justice.co - Michael Sunday senang sekaligus terpana, dia sangat mengagumi tangan kanan barunya. Tangan prostetik tersebut seperti sarung tangan silikon dan terlihat sangat nyata sehingga membuatnya lebih percaya diri untuk kembali ke kehidupan normal setelah kehilangan tiga jari dalam kecelakaan mobil setahun yang lalu. Tangan prostetik ini sangat hiper realistis dan berwarna gelap, sangat cocok dengan warna kulit Sunday.

Melansir dari Reuters, Sunday sangat bersyukur karena sebagian besar bagian tubuh palsu yang tersedia di Nigeria sampai sekarang berwarna putih, atau terbuat dari bahan seperti kayu yang juga terlihat tidak realistis.

"Wow, ini indah. Jari saya kembali," kata siswa berusia 22 tahun itu, yang kehilangan ibu jari, jari keempat dan kelima di tangan kanannya.

John Amanam adalah otak dibalik karya yang fenomenal ini. Ia adalah seorang ahli efek khusus film berusia 32 tahun. John Amanam mengembangkan bakatnya untuk membuat anggota tubuh buatan setelah keluarganya kehilangan anggota tubuh karena kecelakaan. "Saya menjadi emosional ketika seseorang diamputasi," kata Amanam.

“Mereka merasa tidak nyaman setiap kali berada di dekat orang lain. Jika saya bisa mengembalikan tubuhnya, itu akan jauh mengurangi trauma emosional dan kehilangan kepercayaan diri, ”tambahnya.

John Amanam mulai membuat jari palsu, tangan, lengan, kaki, dan telinga pada 2017. Pembuatan tubuh prostetik membutuhkan tiga minggu hingga dua bulan untuk membuatnya, tergantung pada ukuran dan kompleksitas prostetik.

Dia tidak memiliki pelatihan formal dalam membuat tubuh prostetik. Sewaktu kuliah ia mengambil jurusan seni, oleh karena itu mata kuliah memahat sangat membantunya dalam membuant tubuh prostetik ini. Potongan-potongan itu dengan harga setidaknya 40.000 naira atau sekitar Rp1,5 juta.

Amanam mengatakan,warna kulit yang tidak cocok membuat orang lebih sulit untuk merasa percaya diri dengan anggota tubuh buatan mereka, ia juga ingin karyanya ini menyebar keseluruh dunia sehingga membantu orang-orang kulit hitam.

“Saya ingin tubuh prostetik ini tersebar ke seluruh Afrika. Saya juga ingin menjangkau orang kulit hitam di seluruh dunia juga, dengan harga yang terjangkau, " tutup Amanam. (okezone)

(Gumilang Hidayat\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar