Saat Susi Pudjiastuti Ditantang Debat Prof Effendi Gazali soal Lobster

Minggu, 16/02/2020 08:17 WIB
eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (beritagar.id)

eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (beritagar.id)

Jakarta, law-justice.co - Ketua Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP2 KKP), Prof Effendi Gazali buka suara terkait tudingan Mantan Menteri KKP, Susi Pudjiastuti.

Sebelumnya, Susi Pudjiastuti yang menyebut Prof Effendi Gazali mendukung ekspor benih lobster membuatnya bereaksi dan meminta Susi Pudhiastuti debat secara terbuka.

Prof Effendi Gazali mengajak "duel" pada Rabu 19 Februari 2020 mendatang.

"Begini, Bu. Sesuai peradaban ilmiah, kami undang Ibu hadir pada Silaturahmi & Diskusi Ilmiah `Lobster: Apa Adanya`. Usul kami Rabu, 19 Feb, di Aula KKP (rumah Ibu juga kan?). Para ahli dan jurnalis mohon semua yang berkenan hadir. Semoga berkenan, jadwal bisa kita cocokkan, terimakasih," tulis EG di akun Twitternya @effendigazali sekaligus me-mention akun twitter pribadi Susi Pudjiastuti, Jumat (14/2).

Ada sekitar 17 cuitan Effendi Gazali membalas tudingan Susi soal mendukung ekspor benih lobster. Dia menantang Susi untuk membuktikan tuduhannya tersebut.

Menurut Effendi Gazali, yang ia sampaikan justru perlunya menjaga keberlanjutan dengan lebih dulu dilakukan penetasan laboratorium atau MoU dengan hatchery bila ingin membuka kran ekspor benih lobster.

Dia mengurai, terkait jumlah telur lobster di perairan Indonesia sebanyak 29,6 milyar, Effendi Gazali mengaku mendapat data dari badan riset KKP. Dengan besarnya jumlah tersebut, dia optimis lobster tak akan punah.

Bahkan, Effendi Gazali turut menjelaskan makna `punah` dalam kultwitnya.

"Salah satu tugas akademisi melawan kedzoliman, fakta+ framing jasa + kontrak media. Kami tidak menuding siapa pun dan justru semoga kita semua terhindar dari hal-hal seperti itu. Amin YRA. Kami tunggu ya, Bu. Jadwal kita bisa cocokkan lagi," kata Effendi Gazali.

Sementara itu, unggahan Susi Pudjiastuti bernada tudingan terhadap Effendi Gazali mendukung ekspor benih lobster. Bahkan, ia menyinggung gelar doktor dan guru besar yang disandang Effendi Gazali.

"Keilmuan tinggi seorang guru besar, Doctor, dalam menjustifikasi/memperlihatkan/ meninggikan/ membenarkan ignorances untuk pembenaran ekspor bibit benih lobster. Saya tidak berilmu dan saya berduka. Mari simak video ini," kata Susi Pudjiastuti.

Video unggahan Susi memperlihatkan Effendi Gazali tengah menjelaskan data jumlah lobster dan menyatakan lobster tidak akan punah.

"Saya peneliti algoritma komunikasi. Saya tidak menuduh, tapi saya serius berpikir: setiap kali saya berteriak `Lawan Penyelundup Benih Lobster`, saya selalu dipelintir sebagai pendukung ekspor benih lobster. Apa artinya, ya? Hehehe," demikian Effendi Gazali sambil menjelaskan nilai penyelundupan benih lobster mencapai Rp900 milar per tahun berdasarkan data PPATK. (Rmol.id).

(Ade Irmansyah\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar