Kapolri: 500 Kombes Antre Jadi Jenderal & Akan Ada Polwan Jadi Kapolda

Jum'at, 14/02/2020 14:12 WIB
Kapolri Jenderal polisi Idham Azis (transindonesia)

Kapolri Jenderal polisi Idham Azis (transindonesia)

Jakarta, law-justice.co - Kepala Kepolsian Indonesia Idham Azis menyatakan ada 500 kombes yang antre dan layak naik pangkat jadi brigjen.

Kata dia, hal ini menunjukkan jika siapa pun yang saat ini sudah jadi perwira tinggi (pati) Polri untuk bersyukur. Hal itu dikatakan Idham dalam korps raport kenaikan pangkat 41 brigjen dan rjen di Mabes Polri Kamis (13/02/2020).

“Komposisi pati Polri saat ini 418 baik di struktur dan di luar struktur. Satu bintang empat, 11 bintang tiga, 118 bintang dua, dan 298 bintang 1. Itu komposisi perwira tinggi yang mengawaki Polri,” kata Idham Azis.

Adapun saat ini ada 500 orang kombes yang sudah memenuhi syarat menunggu giliran untuk mendapatkan amanah jadi jenderal Polri.

“Atas kenaikan pangkat ini, syukurilah sebagai anugerah dari Allah SWT, bersyukurlan teman-teman, semua yang dapat anugerah (kenaikan pangkat) hari ini,” tambah Idham Azis.

Selain itu, dia juga tengah menyiapkan polisi wanita (polwan) sebagai calon kapolda dalam dua hingga tiga bulan ke depan. Dia memastikan tak ada jabatan yang diperoleh dengan kasak kusuk.

“Kalau polwan bagus, punya kesempatan sama seperti polisi lelaki torehkan prestasi, jangan salah 2-3 bulan ke depan ada polwan akan saya angkat kapolda. Saya ingatkan bukan dengan kasak kusuk, nitip, atau menghadap,” kata Idham Azis.

Idham Azis meminta semua anggota bekerja yang terbaik. Dengan demikian, organisasi yang akan mencari. Semua mekanisme penentuan jabatan dilakukan di Dewan Kebijakan Jabatan dan Kepangkatan (Wanjak).

“Saya gak kenal teman (yang hari ini naik pangkat), tidak ada yang ketemu dan WA saya. Berterimakakasilah pada institusi yang membesarkan kalian yang jadi bisa membuat sandang pangkat di pundak teman-teman,” tambah Idham Azis.

Berilah pengabdian yang terbaik pada institusi Polri. Di hati kecilnya, selaku selaku pimppinan Polri, Idham Azis berharap tidak ada yang datang ke dirinya dan minta jabatan. (Beritasatu.com).

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar