Jokowi & BG `Dukung` Sandiaga Uno di Pilpres 2024, Ini Reaksi Anies

Minggu, 26/01/2020 15:59 WIB
Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta (Breakingnews.co.id)

Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta (Breakingnews.co.id)

Jakarta, law-justice.co - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala BIN Budi Gunawan beri kode `dukungan` pada mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pada pilpres 2024 mendatang.

kode yang disebut-sebut untuk memecah sorotan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Apa kata Anies?

Analisis kode 2024 dari Jokowi ke Sandi untuk memecah sorotan terhadap Anies disampaikan pengamat politik Rico Marbun.

Bagi Anies, dirinya saat ini tidak memikirkan Pilpres 2024, hanya fokus kerja untuk rakyat Jakarta.

"He-he... kita ini lagi ngurusin jakarta, gitu aja cukup. Makasih," kata Anies di Ballroom Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020) seperti melansir detik.com.

Sebelumnya diberitakan, dalam acara Hipmi, Presiden Jokowi menyapa khusus Sandiaga Uno sebagai mantan Ketua Umum Hipmi.

Awalnya Jokowi menyapa para peserta dan undangan, dari pimpinan MPR hingga para menteri. Setelah itu, Jokowi menyebut nama Sandiaga Uno.

"Yang saya hormati senior-senior Hipmi mantan ketua umum yang tidak bisa sebutkan satu per satu. Yang hafal hanya satu Bapak Sandiaga Uno," kata Jokowi di Ballroom Raffles Hotel, Jalan Prof Dr Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/1).

"Hati-hati 2024," kata Jokowi.

okowi kemudian menyampaikan ulang pernyataan dari Ketua Dewan Pembina Hipmi Bahlil Lahadalia. Kandidat pengganti Jokowi disebut akan berasal dari kalangan Hipmi.

Jokowi meyakini pernyataan tersebut. Namun Jokowi tak mengungkap nama yang bakal menggantikannya sebagai presiden itu.

Dan saya meyakini itu tapi saya tidak menyebutkan orangnya siapa, hanya tadi yang baru saja berdiri tadi," kata Jokowi.

Rico Marbun lalu menganalisis kode 2024 Jokowi ke Sandi. Dia mengatakan perhatian publik sedang gencar-gencarnya menyorot Gubernur DKI Anies Baswedan terkait isu banjir dan digadang-gadang sebagai calon presiden 2024.

Munculnya nama Sandiaga Uno dinilai dapat memecah spotlight atau sorotan publik itu.

"Kompetitor yang paling berat kan dari jajaran kepala daerah, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, kemudian Ganjar (Pranowo), Risma. Kalau kita melihat seperti Anies, ini kan dikritik oleh banyak pihak, terutama pengamanan banjir dan sebagainya, ketika bola itu dilempar oleh ke Sandiaga, berarti kan yang ada di spot perhatian publik, itu kan Sandiaga Uno," kata Rico.

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar