Cemarkan Nama Baik Azis Syamsuddin,Eks Bupati Lamteng Dipolisikan

Rabu, 15/01/2020 20:50 WIB
Penyidikan Kasus Dana Perimbangan, KPK Panggil Azis Syamsuddin (foto: merdeka.com)

Penyidikan Kasus Dana Perimbangan, KPK Panggil Azis Syamsuddin (foto: merdeka.com)

Jakarta, law-justice.co - Mantan Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa ke Bareskrim Mabes Polri, Rabu (15/1/20) oleh Forum Masyarakat Pemantau Hukum Indonesia. Dia diduga melakukan tindak pidana pencemaran nama baik terhadap Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin.

"Adapun kegiatan kami adalah pembuatan laporan polisi atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik secara khusus yang diduga telah dilakukan oleh Warga Negara Indonesia yang bernama Mustafa, lahir di Bumi Aji, Anak Tuha, Lampung Tengah, 27 Juli 1975, umur 44 tahun, identitas, Mantan Bupati Lampung Tengah Narapidana kasus korupsi," kata Kuasa Hukum Pelapor Bambang Sukarno Sakti SH, Rabu (15/1/2020) seperti dikutip dari teropong Senayan.

Adapun, kata Bambang, Pasal KUHP yang diduga dilanggar oleh Mustafa adalah perbuatan yang dilakukan “dengan sengaja” untuk melanggar kehormatan atau menyerang kehormatan atau nama baik orang lain.

Dengan demikian, imbuh dia, unsur-unsur pencemaran nama baik atau penghinaan (menurut Pasal 310 KUHP) adalah dengan sengaja; 1. Menyerang kehormatan atau nama baik, 2. Menuduh melakukan suatu perbuatan, 3. Menyiarkan tuduhan supaya diketahui umum.

Ditambahkannya, apabila unsur-unsur penghinaan atau pencemaran nama baik ini hanya diucapkan atau menista dengan lisan, maka perbuatan itu bisa dijerat Pasal 310 ayat (1) KUHP.

"Namun, apabila unsur-unsur tersebut dilakukan dengan surat atau gambar yang disiarkan, dipertunjukkan atau ditempelkan (menista dengan surat), maka pelaku dapat dijerat atau terkena sanksi hukum Pasal 310 ayat (2) KUHP," ujar Bambang.

Usai menemui penyidik Bareskrim Polri, pelapor diminta untuk kembali datang dan melengkapi berkas laporan yang sudah dimasukkan.

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar