Ini Dia Bahaya Diabetes Gestasional

Rabu, 15/01/2020 15:15 WIB
Ilustrasi ibu hamil (Foto :Istock)

Ilustrasi ibu hamil (Foto :Istock)

Jakarta, law-justice.co - Tidak banyak orang mengenal penyakit Diabetes Gestasional. Diabetes Gestasional adalah diabetes yang muncul pada masa kehamilan, dan hanya berlangsung hingga proses melahirkan.

Kondisi ini dapat terjadi di usia kehamilan berapa pun, namun lazimnya berlangsung di minggu ke-24 sampai ke-28 kehamilan. Sama dengan diabetes yang biasa, diabetes gestasional terjadi ketika tubuh tidak memproduksi cukup insulin untuk mengontrol kadar glukosa (gula) dalam darah pada masa kehamilan.

Kondisi tersebut dapat membahayakan ibu dan anak, namun dapat ditekan bila ditangani dengan cepat dan tepat.

Gejala diabetes saat kehamilan muncul ketika kadar gula darah melonjak tinggi (hiperglikemia). Seperti dikutip dari Alodokter, beberapa gejala diabets gestasional sebagai berikut :
* Sering merasa haus
* Frekuensi buang air kecil meningkat
* Mulut kering
* Tubuh mudah lelah
* Penglihatan buram

Namun tidak semua gejala di atas menandakan diabetes gestasional, karena bisa dialami oleh ibu hamil. Oleh karena itu, bicarakan dengan dokter bila mengalami kondisi di atas.

Penyebab Diabetes Gestasional
Tidak diketahui apa yang menyebabkan diabetes gestasional. Akan tetapi, kondisi ini diduga terkait dengan perubahan hormon dalam masa kehamilan. Pada masa kehamilan, plasenta akan memproduksi lebih banyak hormon, seperti hormon estrogen, HPL (human placental lactogen), termasuk hormon yang membuat tubuh kebal terhadap insulin, yaitu hormon yang menurunkan kadar gula darah. Akibatnya, kadar gula darah meningkat dan menyebabkan diabetes gestasional.


Faktor Resiko Pengidap Diabetes Gestasional
Semua ibu hamil berisiko mengalami diabetes gestasional, akan tetapi lebih berisiko terjadi pada ibu hamil dengan faktor-faktor berikut ini:

* Memiliki berat badan berlebih.
* Memiliki riwayat tekanan darah tinggi (hipertensi).
* Pernah mengalami diabetes gestasional pada kehamilan sebelumnya.
* Pernah mengalami keguguran.
* Pernah melahirkan anak dengan berat badan 4,5 kg atau lebih.
* Memiliki riwayat diabetes dalam keluarga.
* Mengalami PCOS (polycystic ovary syndrome) atau akantosis nigrikans.

(Tim Liputan News\Yudi Rachman)
Share:


Berita Terkait

Komentar