Bukan Pencitraan Anies, Abu Janda: DKI Butuh Kerjaan Ahok Lanjut

Rabu, 15/01/2020 11:15 WIB
Abu Janda Alias Permadi Arya. (Tribun)

Abu Janda Alias Permadi Arya. (Tribun)

Jakarta, law-justice.co - Pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda mengklaim warga Jakarta ingin Anies meneruskan pekerjaan mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam normalisasi sungai.

Warga Jakarta, kata dia, tidak membutuhkan kerja bakti pasca-banjir yang disebutnya pencitraan.

Hal itu disampaikan Abu Janda saat ikut berdemonstrasi bersama massa pengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jalan Silang Merdeka Barat Daya, Monas, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020) kemarin.

"Yang diinginkan sama warga DKI bukan pencitraan kerja bakti (Anies), yang diinginkan warga DKI adalah kerjaan Pak Ahok diteruskan," ujar Abu Janda seperti melansir kompas.com.

Menurut Abu Janda, Anies tidak membebaskan lahan untuk normalisasi sungai karena tidak ingin menggusur warga yang tinggal di permukiman liar di bantaran kali.

Jika Anies menggusur warga bantaran kali, lanjut dia, maka Anies bisa saja kehilangan dukungan dari pendukungnya sendiri.

"Kita semua tahu Pak Anies tidak melakukan (penggusuran) itu karena Pak Anies lagi pencitraan mau nyapres di 2024. Kalau dia lakukan itu, dia tahu dia akan dihajar habis," kata dia.

Abu Janda berujar, banjir Jakarta pada 1 Januari 2020 tidak akan parah jika Anies melanjutkan pekerjaan Ahok.

"Jadi normalisasi selama dua tahun Pak Anies menjabat itu tidak dilakukan, makanya bisa banjir seperti ini," ucapnya.

Selain Abu Janda, politikus PDI-P Dewi Tanjung juga ikut berdemonstrasi. Dalam orasinya, Dewi mendesak Anies mundur dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

 

(Annisa\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar