Siaga Tempur, Bagiamana Kekuatan Militer Indonesia dan China?

Minggu, 05/01/2020 14:30 WIB
Kekuatan militer Indonesia termasuk yang disegani di dunia (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Kekuatan militer Indonesia termasuk yang disegani di dunia (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Jakarta, law-justice.co - TNI baru saja menyatakan siaga tempur di wilayah perairan Natuna dan sekitarnya. Sikap tersebut diambil usai China mengklaim bahwa perairan tersebut merupakan wilayahnya.

Dilansir dari Indozone.id, Minggu (5/1/2020), TNI bahkan sudah mengirim 3 kapal, 1 pesawat intai maritim dan 1 pesawat Boeing ke Natuna.

Indonesia ternyata mempunyai armada laut yang lebih besar dari itu. Kekuatan militer Indonesia diketahui berada di peringkat ke 16 dunia.

Indonesia memiliki 221 kapal yang terdiri dari 8 kapal fregat, 24 kapal korvet, 5 kapal selam, 139 kapal patroli serta 11 pangkalan perang laut. Namun, Indonesia tak mempunyai kapal perusak dan kapal induk yang bisa mengangkut pesawat tempur.

Personel mileter yang dimiliki Indonesia yaitu berjumlah 800 ribu orang, 400 ribu personel aktif dan 400 ribu lainnya merupakan personel cadangan. Jika keadaan mengharuskan berperang, Indonesia memiliki 108 juta penduduk.

Selain itu, Indonesia juga memiliki 141 artileri otomatis, 36 proyektor misil, 356 artileri manual, 1.300 kendaraan lapis baja dan 315 tank perang.

Indonesia juga mempunyai 41 pesawat tempur, 8 helikopter perang, 451 armada untuk perang udara, 65 pesawat pembom serta meriam antiudara. Indonesia juga mempunyai 14 pelabuhan utama dan 673 bandara.

Sementara itu, kekuatan militer China berada di posisi ketiga di dunia. Armada laut China terdiri dari 714 kapal. China juga memiliki 33 kapal perusak dan ada 33 pangkalan laut yang bisa digunakan.

China mempunyai 2,6 juta personel militer. Jika keadaan mengharuskan untuk berperang, China siap mengerahkan penduduknya yang berjumlah 621 juta orang.

Selain memiliki 13 ribu tank, 40 kendaraan lapis baja, 2 ribu roket proyektor, 4 ribu artileri otomatis, dan 6.246 artileri manual, China juga mempunyai 16 pelabuhan utama dan 507 bandara yang siap digunakan jika terjadi perang.

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar