Jaksa Agung Janji Bakal Binasakan Jaksa Nakal

Jum'at, 15/11/2019 21:40 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin. (Foto: Detik.com/Antara)

Jaksa Agung ST Burhanuddin. (Foto: Detik.com/Antara)

Jakarta, law-justice.co - Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin berjanji akan membina para jaksa yang berbuat nakal. Bila langkah itu tidak membuahkan hasil, Burhanuddin akan "membinasakan" jaksa-jaksa nakal tersebut.

Dilansir dari Kompas.com, Burhanuddin menyampaikan rencananya ini kepada Presiden Joko Widodo.

"Kemarin saya sampaikan, saya akan bina Pak, tapi kalau tidak bisa saya bina, saya `binasakan`, itu yang saya sampaikan (kepada presiden)," ujar Burhanuddin di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (15/11/2019).

Ia menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo agar oknum jaksa yang memeras pelaku usaha dipecat. Burhanuddin menuturkan bahwa perintah itu ditujukan bila ditemukan jaksa-jaksa yang menyimpang di kemudian hari.

Hal itu tidak terkait kasus masa lalu karena proses hukum sudah berjalan. Burhanuddin pun meminta kesempatan baginya untuk melakukan pembinaan kepada para jaksa dan melaksanakan perintah presiden tersebut.

"Artinya bahwa berikan kesempatan pada kami, yang nakal-nakal saya akan berikan ketegasan yang setegas-tegasnya sesuai arahan pak presiden," ujar dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo buka-bukaan bahwa ia kerap mendapat laporan mengenai banyaknya oknum polisi dan jaksa yang melakukan pemerasan kepada pelaku usaha.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah 2019 di Sentul, Bogor, Rabu (13/11/2019).

"Saya sampaikan ini secara terbuka pada kesempatan ini. Yang kerjaannya memeras para pelaku usaha, saya dengar banyak sekali," kata Jokowi.

Jokowi mengaku sudah menginventarisasi laporan terhadap oknum polisi dan jaksa yang kerap melakukan pemerasan. Ia meminta para oknum itu dipecat.

"Saya inventarisasi dan saya perintahkan ke Kapolri, ke Jaksa Agung, ini di kejati ini, kejari ini, di polda ini, di polres ini. Saya minta tolong cek, copot, pecat, gitu saja sudah," ujar Jokowi.

"Itu stop yang kayak gitu, stop, jangan diterus-teruskan," kata dia.

(Gisella Putri\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar