Dituding Tak Beretika Soal wagub DKI, Begini Balasan Gerindra

Minggu, 10/11/2019 20:50 WIB
Waketum Gerindra Sufmi Dasco (Pemilu upadate)

Waketum Gerindra Sufmi Dasco (Pemilu upadate)

Jakarta, law-justice.co - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco menjawab tudingan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyebutkankan partai Gerindra tak beretika dalam kisruh posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dasco mengungkapkan, PKS sempat menyodorkan dua nama lain untuk menggantikan posisi Sandiaga Uno selain Ahmad Syaiku dan Agung Juliantono. Dua nama yang disodorkan adalah Adhyaksa Dault dan Nurmansyah Lubis.

"Pada Agustus 2019 PKS telah mengirim surat kepada Gerindra dengan mengajak Gerindra untuk mengganti nama calon dengan dua nama yaitu Adhyaksa Dault dan Nurmansyah Lubis," kata Dasco dalam keterangannya, Sabtu (9/11/2019) seperti dikutip dari Teropong Senayan.

Respons dasco itu untuk menjawab tudingan PKS yang menyebut Gerindra tak beretika karena menyodorkan empat nama lain untuk ikut mengisi kandidat wagub DKI. Semenara yang diketahui publik selama ini, PKS konsisten mengusung dua nama yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Juliantono. Meski diketahui laju dua nama itu berlarut-larut di DPRD DKI.

Namun, setelah penarikan surat itu, PKS, kata Dasco, belum ada usulan ulang. "Namun baru seminggu kemudian surat tersebut ditarik kembali. Surat tersebut ditandatangani Presiden PKS dan Sekjen, lalu Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnomo dan Agung Yulianto sebagai sekretaris.

"Sementara publik sudah menanyakan pengganti wagub yang ditanggalkan Sandiaga Uno," kata Dasco.

Lantaran ketiadaan usulan baru tersebut, kata Dasco, Gerindra kemudian berinisiatif mengirim surat kepada DPP PKS untuk mengusulkan calon pengganti wagub. Ada empat nama yang diusulkan Gerindra.

(Nikolaus Tolen\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar