Bagi Muhammadiyah, Minta Jatah Menteri itu Merendahkan Martabat

Sabtu, 19/10/2019 13:25 WIB
Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah (Ist)

Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah (Ist)

Jakarta, law-justice.co - Ketua PP Muhammadiyah sekaligus Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI, Anwar Abbas menuturkan, Muhammadiyah tidak pernah ngotot meminta jatah menteri kepada presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) yang akan dilantik Minggu besok (20/10).

Menurutnya, prinsip dan haluan berpolitik Muhammadiyah tidak pernah disibukkan dengan orientasi kekuasaan semata.

“Soal kursi mentri Muhamadiyah tidak pernah sibuk, kalau dikasih alhamdulillah. Pokoknya Muhammadiyah enggak pernah minta, itu merendahkan martabat,” kata Anwar, seperti dilansir dari swamedium, Jumat (18/10/2019)

Namun yang jelas, lanjutnya, Muhammadiyah akan terus berkontribusi memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal itu sejurus dengan amal usaha yang dimiliki Muhammadiyah dengan ratusan perguruan tinggi dan ribuan sekolah Muhammadiyah.

“Dan kalau Pak Jokowi merasa ada keluarga Muhamadiyah yang layak menjadi menteri ya silakan dikasih tahu dan kami akan mendukung,” tutupnya.

(Gumilang Hidayat\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar