Wiranto Sebut Penusuknya Iblis, Bukan Orang Beragama

Sabtu, 12/10/2019 20:45 WIB
Penyerang Menko Polhukam Wiranto (Riausky)

Penyerang Menko Polhukam Wiranto (Riausky)

Jakarta, law-justice.co - Kondisi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukm, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto sudah makin membaik usai menajalani operasi. Dia pun kini sudah bisa berbincang dengan orang-orang yang mengunjunginya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Dalam perbincangannya dengan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), Wiranto menyebut Syahril Alamsyah alias Abu Rara yang merupakan anggota JAD bukanlah orang beragama.

"Itu (pelakunya) memang bukan orang agama yang melakukan itu, pasti itu sudah iblis.` Saya setuju, memang kita harus mengutuk keras perlakuan seperti itu," kata Zulhas seusai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Sabtu (12/10/2019) seperti dikutip dari Suara.com.

Zulhas menyebut kondisi Wiranto saat ini terus membaik. Wiranto pun kini sudah pindah ke tempat rawat inap di ruangan Cerebro Intensive Care Unit (CICU) untuk menjalani pemulihan. Menurutnya Wiranto saat ini sedang belajar duduk.

"Sudah oke, sudah baik. Cuma karena sudah pemulihan, yang kedua masih latihan berdiri, latihan duduk juga. Alhamdulillah ya," ujar Zulhas.

Wakil Ketua MPR RI ini mengaku sudah menjenguk Wiranto lebih dari satu kali. Menurutnya, karena terus membaik, ia memperkirakan Wiranto akan bisa pulang dalam waktu dekat.

"Kita bersyukur kepada Allah SWT, Pak Wiranto bisa segera pulih. Ditangani secara tepat dan mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kembali pulih," jelasnya.

Diketahui, Wiranto ditusuk saat hendak pulang ke Jakarta usai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla`ul Anwar yang beralamat di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Pandeglang, Kamis (10/10/2019) lalu.

Aksi penusukan itu dilakukan Syahril Alamsyah alias Abu Rara. Akibat peristiwa tersebut, Wiranto mengalami dua luka tusukan di bagian perut dan kini masih dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Dalam kasus ini, polisi telah meringkus Abu Rara, serta istrinya, Fitri Andriana Binti Sunarto. Polisi menyebutkan bahwa Abu Rara teridentifikasi sebagai anggota teroris jaringan JAD.

(Nikolaus Tolen\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar