Dibebaskan TNI dari Rantai Besi, MS: Disiksa karena Tak Bawa Uang

Sabtu, 21/09/2019 19:41 WIB
Polisi ungkap kasus eksploitasi anak di Aceh. Korban MS (9) dirantai dan dipaksa mengemis oleh orang tua (medcom.id)

Polisi ungkap kasus eksploitasi anak di Aceh. Korban MS (9) dirantai dan dipaksa mengemis oleh orang tua (medcom.id)

Jakarta, law-justice.co - Kasus penganiayaan anak yang terjadi di Lhokseumawe, Aceh langsung membuat geger warga.

MS, bocah 9 tahun mengaku disiksa oleh ayah dan ibunya sendiri. Tak cuma disiksa, MS juga dipaksa mengemis mencari uang di jalan hingga dirantai sepulangnya ia ke rumah.

Melansir dari Grid.id, Jumat (20/9/2019), kasus penganiayaan anak yang dialami oleh MS ini pertama kali diketahui oleh tetangganya, yang lantas melaporkannya ke personel Babinsa Koramil Banda Sakti pada Rabu (18/9/2019) sore.

Setelah mendapat laporan, seorang anggota TNI pun datang guna menyelamatkan korban dari pasungan orangtuanya.

Video penyelamatan MS ini, sempat menjadi viral di media sosial.  Dalam video tersebut, ibu korban, UI (38) mengaku jika anaknya dirantai agar tidak lari dari rumah.

"Kalau enggak lari, gak pulang-pulang, sekolah enggak lagi," begitu ucap sang ibu, sebagaimana dikutip dari video yang diunggah oleh akun FB Yuni Rusmini.

Menanggapi kasus ini, pihak Polres Lhokseumawe pun langsung mengamankan kedua orangtua korban.

"Menurut keterangan warga, korban menentang kedua orangtuanya. Korban melakukan perlawanan karena tidak mau membawa pulang hasil mengemis. Saat ini (orangtua korban) kami periksa intensif di Mapolres," ucap Kepala Humas Polres Lhokseumawe Salman Alfarasi.

Sementara itu, Ayah tiri korban MI (39) dan ibu korban juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) usai dilakukan penyelidikan.

Apalagi, setelah tahu jika korban, MS (9) telah dipaksa kedua orangtuanya mengemis sejak dua tahun lalu.

"Sekitar dua tahun," ucap Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang singkat.

Di sisi lain, MS (9) memang telah mengaku kerap disiksa oleh ayah tiri dan ibu kandungnya sendiri.

Penyiksaan ini terjadi terutama ketika MS tidak membawa uang hasil mengemis.

"Ayah itu ayah tiri saya.

"Dia memukul, kadang bagian kepala, kalau saya tidak bawa uang hasil mengemis," ujar MS singkat.

Setelah kedua orangtuanya diamankan Polres Lhokseumawe, kini MS akan dibawa dan dirawat bersama keluarga terdekat lainnya.

(Gisella Putri\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar