Lagi, Video Panas Viral, Kali Ini Siswa SMA di Prabumulih

Rabu, 18/09/2019 17:33 WIB
Ilustrasi rekaman video panas (Bandungkita.id)

Ilustrasi rekaman video panas (Bandungkita.id)

Jakarta, law-justice.co - Baru baru ini, jagat media sosial, khusus whatsapp kembali dihebohkan dengan beredarnnya video panas.

Kali ini video pelajar di SMA Negeri Prabumulih yang diduga dimulai dengan adanya video call.

Video ini mendadak membuat heboh warga Prabumulih.

"Jadi berdasarkan laporan kita terima ada pelajar perempuan berpacaran dengan pria yang telah dewasa, mereka berkenalan di facebook lalu pacaran," ungkap Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk seperti melansir Surya.ci.id.

Kasat Reskrim Polres Prebumulih, AKP Abdul Rahman mengatakan, setelah pacaran kemudian keduanya melakukan video call.

Diduga video call kerap dilakukan dan kemudian sang perempuan menunjukkan aurat bagian dada kepada pacarnya.

Hal itu lalu dimanfaatkan sang pacar dengan merekam video call tersebut.

"Kemudian itu direkam terlapor inisial F, kemudian bermodal itu terlapor memaksa S agar memenuhi keinginan untuk melakukan persetubuhan," jelasnya.

Sebelum video ini beredar luas, ada laporan masuk ke polisi dari seorang pelajar mengaku disetubuhi pacarnya.

Abdul Rahman menuturkan, terlapor meminta pacarnya menuruti keinginan bersetubuh jika tidak maka video yang kelihatan aurat tersebut akan disebarluaskan.

"Jadi terlapor ini memaksa dan mengancam korban agar menuruti keinginannya, korban yang takut kemudian menuruti kemauan terlapor," bebernya.

Laporan korban sebatas itu dan polisi akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui kebenaran laporan.

Polisi juga akan memintai keterangan korban dan akan dilakukan visum.

"Kita akan mintai keterangan dulu, mengenai video yang katanya beredar kita sampai saat ini belum mengetahui," katanya.

"Kami masih akan melakukan lidik untuk mengetahui kebenaran informasi itu, jadi sang ibu korban melaporkan anaknya masih dibawah umur disetubuhi."

"Jika memang benar maka pelaku akan dikenakan pasal anak dibawah umur ancamannya berat 15 tahun penjara, ini masih kami lidik," bebernya.

Ia pun berharap warga yang memiliki video agar tidak menyebarkan karena bisa dijerat UU ITE dengan ancaman 4 tahun penjara.

Sementara di kalangan dunia pendidikan di Kota Prabumulih kabar video panas pelajar tersebut dengan cepat beredar.

Para guru mengatakan memang benar adanya video dan foto beredar tersebut.

"Memang benar ada di salah satu sekolah, meski ditutupi semua sudah tahu, tinggal bagaimana menyikapi dan memberikan pelajaran ke siswa agar itu tidak terjadi lagi," ungkap satu diantara guru SMA.

Identitas pemeran

Dunia pendidikan di Prabumulih digemparkan oleh tersebarnya video dan foto adegan dewasa sepasang pelajar SMA.

Video dan foto adegan itu tersebar sejak Jumat (13/9/2019) lalu.

Pemeran video itu diduga pelajar SMA di Prabumulih.

Sejumlah pelajar yang dikonfirmasi mengenal pemeran di video itu.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com (grup Surya.co.id) dari warga yang telah melihat video dan foto, diketahui pelajar perempuan yang mengenakan pakaian mirip seragam SMA Negeri di Prabumulih itu melakukan adegan tidak senonoh itu di ruangan.

Informasi berhasil dihimpun pemeran perempuan berinisial S dan pemeran laki-laki dalam video itu berinisial F.

"Ada video dan foto sudah beredar di mana-mana melalui Whatsapp di sekolah dan lainnya," ungkap satu diantara warga yang telah melihat video dan foto.

Sementara wartawan yang memastikan dengan mendatangi sekolah diduga pemeran perempuan video panas mendapati kebenaran informasi tersebut.

Beberapa pelajar mengakui pemeran video dan foto beredar merupakan siswi di sekolah di Prabumulih tersebut.

"Anak itu kelas XI di sekolah kami Pak, benar memang itu siswi dari sekolah kami," ungkap satu diantara pelajar SMA Negeri di Prabumulih.

Menurut para pelajar, video itu telah beredar sejak Jumat (13/9/2019) lalu.

Video itu menjadi perbincangan tidak hanya pelajar serta guru di sekolahnya namun juga membuat heboh dunia pendidikan.

"Sekarang ini sudah heboh Pak, banyak yang nanya mana videonya dan benar pemerannya pelajar kami, kasihan anak itu," ungkapnya.

(Annisa\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar