Unicorn Zomato PHK 540 Karyawan, Bangkrut?

Senin, 16/09/2019 21:17 WIB
Pegawai Zomato (CNN.com)

Pegawai Zomato (CNN.com)

Jakarta, law-justice.co - Zomato, startup unicorn yang bergerak di agregrator restoran melakukan PHK terhadap 540 karyawannya.

Sebelumnya, perusahaan ini telah melakukan PHK hingga 60 pegawai pada bulan Agustus lalu.

Melansir dari Detik.com dan Economic Times, karyawan yang terdampak dalam PHK kali ini adalah di bidang customer support yang akan diotomatisasi. Sebagai kompensasi, pegawai bakal mendapat pesangon 2 sampai 4 bulan gaji.

Zomato menyatakan perkembangan teknologi mereka menurunkan kebutuhan atas customer support. Karenanya, mereka memutuskan memangkas cukup banyak karyawan di bidang itu.

"Dalam beberapa bulan belakangan, kami melihat platform dan teknologi kami berkembang secara signifikan," sebut Zomato yang karyawan totalnya di kisaran 5.000 orang.

Mereka buru-buru menambahkan bahwa masih terus menambah pegawai. "Tahun ini, kami merekrut lebih dari 1.200 orang di tim non delivery dan 400 lagi di posisi lain. Kami juga menciptakan lapangan kerja bagi ratusan ribu mitra delivery. Kami masih merekrut di tim teknologi, produk dan data scientist," tambah mereka.

Zomato berbasis di India dan didirikan sejak tahun 2008, menyediakan informasi banyak restoran di mana user dapat melakukan review di platformnya. Mereka beroperasi di 24 negara termasuk Indonesia.

Mereka telah berstatus unicorn alias startup yang nilai valuasinya sudah lebih dari USD 1 miliar. Januari silam, mereka memperoleh pendanaan USD 40 juta dan valuasinya diestimasi sekitar USD 2 miliar.

(Gisella Putri\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar