Keracunan Massal di Sukabumi, 2 Orang Tewas

Jum'at, 13/09/2019 13:46 WIB
Warga yang keracunan makanan menjalani penanganan medis. (Syahdan Alamsyah/detikcom)

Warga yang keracunan makanan menjalani penanganan medis. (Syahdan Alamsyah/detikcom)

Jakarta, law-justice.co - Satu orang kembali tewas diduga akibat keracunan makanan acara tahlilan di Kecamatan Bantargadung, Sukabumi, Jawa Barat. Korban tersebut bernama Dewi Agung 37 tahu dan ini tercatat dua orang meninggal.

Keracunan massal terjadi pada Rabu (11/9). Polisi menyebut ada 135 orang yang mengalami keracunan. Dewi Agung meninggal di RSUD Sekarwangi, Cibadak.

"Pasien atas nama Dewi Agung meninggal dunia sekitar pukul 12.55 WIB," kata pejabat Humas RSUD Sekarwangi, Ramdansyah, melansir detikcom.

Menurut Ramdan, pasien tersebut rencananya mendapatkan penanganan medis secara intensif di ruang ICU.

"Kondisi sepsis atau infeksinya sudah berat, baru mau kita masukkan ke ruang ICU," ujar Ramdan.

Sepanjang kemarin malam, RSUD Sekarwangi menangani sedikitnya 27 pasien dengan gejala keracunan. Sebagian di antara mereka sudah dipulangkan karena berangsur pulih.

"Korban keracunan yang datang berbarengan. Sebagian sudah dipulangkan, namun ada juga yang masih di ruangan perawatan anak dan dewasa. Informasinya, kebanyakan pasien yang masuk adalah rujukan dari Puskesmas Bantargadung," tutur Ramdan.

Seratusan warga Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami keracunan makanan, Rabu (11/9).

Dua orang yang meninggal adalah Rendi (9) dan Dewi Agung (37). Polisi tengah menyelidiki peristiwa keracunan massal tersebut.

Keracunan massal itu diduga bersumber dari makanan yang dikonsumsi warga saat acara tahlilan di rumah salah satu warga.

"Diduga dari makanan yang dikonsumsi warga dari acara tahlilan," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi.

(Annisa\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar