Polisi Kesulitan Lacak `Pak Ogah` Begal Payudara Bintaro

Jum'at, 23/08/2019 11:13 WIB
Ilustrasi Pelecehan (FaktualNews.co)

Ilustrasi Pelecehan (FaktualNews.co)

Jakarta, law-justice.co - Lebih dari dua pekan, pelaku pelecehan seksual terhadap perempuan pengedara motor di Bintaro Sektor 9, Tangerang Selatan belum tertangkap.

Pihak kepolisian masih masih memburu pelaku begal payudara tersebut. Selama dua pekan Kepolisian Tangerang Selatan yang menangani kasus ini sudah melakukan penyelidikan.

Melansir dari Kompas.com, Kamis (22/8/2019), belakangan diketahui pelaku berinisial AM. AM merupakan pemuda yang kesehariannya mengatur lalu lintas sebagai "pak ogah" di putaran tempat kejadian.

Pihak kepolisian pun sudah mendatangi tempat dimana pelaku biasa berada.

"Untuk soal pelecehan seksual. Sampai saat ini anggota masih melakukan pencarian kita sudah datangi tempat di mana pelaku sering datang," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharam Wibisono beberapa waktu lalu.

Selain itu, polisi yang mengantongi identitas pelaku juga sudah mendatangi rumahnya. Namun sayang pelaku tidak ada dirumah.

Bahkan, polisi sendiri tidak mendapatkan informasi apapun dari orangtua tentang keberadaan pelaku. Kepada polisi, orangtua pelaku menyebutkan bahwa anaknya tidak pulang setelah kejadian itu.

"Kita sudah datangi, tidak ada. Orangtuanya juga tidak tahu," sambung Muharam.

Dari situ polisi hanya mendapatkan keterangan tentang pelaku yang sudah putus sekolah sejak kelas 3 Sekolah Dasar. Menurut Muharam, sebab itulah pelaku memiliki perlakuan yang sulit diatur oleh keluarga hingga dapat melakukan dugaan pelecehan seksual.

"Kalau kata keluarga memang prilakunya sulit diatur. Jadi mungkin dari pendidikan yang kurang jadi seperti itu," katanya.

Beberapa kali polisi sudah mengetahui jejak pelaku, namun saat itu pula AM menghilang. Ia berpindah tempat.

"Mungkin kita tinggal nunggu waktu aja sebenarnya. Jadi minta keteman-teman media, minta biar dibuat ini cooling down, ini kan karena dia merasa diburu, merasa diburu jadi dia terus-terusan kabur," kata Muharam.

Kabar terakhir, polisi menduga pelaku merasa di buru kini melarikan diri hingga ke luar kota. Namun sejauh keberadaan pelaku yang menghilang, polisi masih terus melakukan pemantauan.

AM sendiri bukan pertama kali melakukan pelecehan seksual terhadap korban. Keluarga korban menyebutkan, AM juga pernah melakukan hal serupa namun gagal setelah tangannya berhasil ditepis oleh korban.

(Gisella Putri\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar