Sebut Ulama Arab Sebar Paham Radikal, Mahfud MD Menyebar Fitnah?

Senin, 19/08/2019 07:19 WIB
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin (Breakingnews.co.id)

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin (Breakingnews.co.id)

Jakarta, law-justice.co - Pernyataan eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD terkait ulama asal Arab Saudi yang datang ke Indonesia membawa paham radikal dikritik keras oleh Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin.

Din meminta Mahfud agar bisa menjelaskan dan melaporkan langsung kepada pihak kepolisian terkait dalang dari pernyataan soal kelompok radikal di Indonesia.

"Pernyataan Mahfud MD bahwa ada pengusaha Arab membawa uang untuk membantu kelompok radikal di Indonesia bernada tuduhan dan menciptakan keresahan di kalangan masyarakat. Maka sebaiknya Mahfud MD menjelaskannya dan melaporkannya ke kepolisian," ungkap Din, seperti dilansir RMOL.id, Minggu (18/8/2019).

Mantan Ketua PP Muhammadiyah ini menyampaikan, kalau tidak melaporkan maka itu sama dengan melempar isu atau menyebar fitnah.

"Ini berbahaya bagi kerukunan bangsa," imbuhnya.

Sebelumnya, saat di Gedung JS Luwansa Jakarta, Jumat (16/8.2019), Mahfud menyebut bahwa dirinya mendapat informasi penganut paham radikal akan masuk ke Indonesia dengan membawa sejumlah dana untuk mendirikan pesantren beraliran radikal.

"Ada info masuk, sekarang ini di luar negeri itu sudah banyak penganut Islam radikal yang ditangkap tapi mereka mau lari ke sini (Indonesia). Bawa uang mau mendukung pesantren, mendirikan pondok pesantren yang (ajarannya) berbeda," ungkap Mahfud.

(Gisella Putri\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar