KM Mina Sejati Dibajak, TNI Belum Berhasil Bebaskan Sandera

Senin, 19/08/2019 00:01 WIB
TNI AL (Pojoksatu.id)

TNI AL (Pojoksatu.id)

Jakarta, law-justice.co - TNI AL Aru belum berhasil membebaskan sandera di KM Mina Sejati selama lebih dari 24 jam.

Meski informasi pembajakan KM Mina Sejati telah diketahui sejak Sabtu siang dan personel TNI AL telah mengerahkan pasukannya ke lokasi tempat kapal tersebut dibajak, namun upaya pembebasan terhadap kapal itu belum juga berhasil dilakukan.

“Belum, ABK lainnya masih berada di atas kapal semua,” kata Kepala Kantor SAR Ambon, Muslimin seperti dilansir Kompas.com, Minggu malam (18/8/2019).

Muslimin sendiri mengaku menyampaikan informasi tersebut atas persetujuan langsung dari Komandal Lanal Aru Letkol (Laut) Suharto Silaban.

Menurut Muslimin, personel TNI AL yang melakukan operasi pembebasan terhadap KM Mina Jaya telah bergerak dengan KRI TLD-521 dan telah tiba di sekitar lokasi pembajakan untuk menyelematkan para ABK yang disandera sekira pukul 15.30 WIT.

“Tapi saat ini negosiasi dengan para penyandera masih terus berlangsung. Kapal TNI AL juga belum bisa merapat ke kapal itu,” kata Muslimin. Dia menambahkan, sejauh ini proses negosiasi antara TNI AL dan para penyandera masih terus berlangsung hingga malam ini.

”Sampai malam ini upaya negosiasi masih terus dilakukan,” sebutnya.

Terkait insiden tersebut, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Aru, Letkol (Laut) Suharto Silaban yang coba dihubungi lewat telepon dan pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan.

Diberitakan sebelumnya, KM Mina Sejati dibajak oleh tiga ABK yakni masinis Nurul Huda, Ferri Dwi Lesmana, dan Qersim Ibnu Malik saat kapal tersebut sedang berlayar di perairan Kepulauan Aru, Maluku pada Sabtu kemarin.

Akibat aksi pembajakan itu, sebanyak 13 ABK memilih menyelamatkan diri dengan cara menceburkan diri ke laut. Akibatnya, dua orang ABK tewas, sedangkan sisanya masih disandera diatas kapal tersebut.

(Gisella Putri\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar