Aparat Hajar Warga, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Minggu, 18/08/2019 19:07 WIB
Ilustrasi penyerangan oleh oknum aparat (Faktualnews.co)

Ilustrasi penyerangan oleh oknum aparat (Faktualnews.co)

Jakarta, law-justice.co - Saat merayakan Hari Kemerdekaan, warga Villa Citra Bantarjati Blok A RT 06/11 Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Bogor, Jawa Barat diserang oleh oknum aparat.

Melansir JPNN.com dan Radar Bogor, Minggu (18/8/2019), awal mulanya, saat perlombaan 17 Agustus yang dilaksanakan sekitar pukul 10.30 WIB, tiba-tiba seorang pengendara roda empat bersama tiga kerabatnya menabrak mobil warga yang tengah terparkir tak jauh dari lokasi perlombaan. Sehingga mengakibatkan bemper mobil milik warga merek Karimun bernomor polisi B 2327 SKA rusak cukup parah.

Warga yang melihat kejadian itu langsung menegur pelaku. Namun, pelaku justru tak terima lantaran kondisinya yang terlihat di bawah pengaruh alkohol.

Kemudian pelaku menelepon seseorang yang diduga orang tuanya yang berdasarkan informasi merupakan aparat di Kota Bogor. Tak lama berselang, sekitar 20 orang berbadan tegap yang diduga aparat, mendatangi lokasi perlombaan dan meneror warga.

“Kakak saya Ketua RT 04 yang mencoba melerai permasalahan justru malah dipukuli oleh oknum tersebut, sehingga pipi sebelah kiri robek delapan jahitan dan perut memar karena ditendang,” ungkap salah seorang warga setempat Muhamad Miftah.

Selain Ketua RT, kata Miftah, beberapa warga dan bahkan panitia penyelenggaraan perlombaan juga ikut menjadi korban.

"Korban Hapid (20) dengan kondisi kepala bocor, dan Nur Hidayat (25) selain kepalanya yang bocor matanya juga memar," katanya.

Tak puas mengejar warga dan panitia di lokasi kejadian, oknum aparat tersebut juga menggedor pintu rumah ibu-ibu yang tengah mengaji di rumah salah seorang warga.

Usai mengacak-acak lokasi kejadian, tambahnya, para oknum aparat yang masih mengenakan seragam tersebut langsung meninggalkan lokasi kejadian.

Korban yang terluka langsung dilarikan ke RS PMI untuk mendapatkan pengobatan. Untuk pelaporan kepada pihak kepolisian menurut Miftah belum dilakukan.

“Untuk pelaporan dari pihak korban belum ada, karena salah satu korban, Pak RT, sempat di bawa ke Polsek Bogor Utara untuk dimintai keterangan,” pungkasnya.

(Gisella Putri\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar