Menteri Pertanian Disindir Pimpinan KPK Soal Impor Bawang Putih

Rabu, 14/08/2019 21:01 WIB
Gedung KPK (The Jakarta Post)

Gedung KPK (The Jakarta Post)

Jakarta, law-justice.co - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan bahwa jajarannya akan terus mendalami kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang.

Adapun salah satu yang sedang ditelisik adalah keterlibatan sejumlah pejabat Kementerian Pertanian (Kementan).

"Kalau perannya signifikan dikejar. TPPU (tindak pidana pencucian uang) saja kalau orangnya sudah meninggal, kami kejar," kata Saut Situmorang seperti dilansir Viva.co.id, Rabu (14/8/2019).

Saut juga mengomentari langkah Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang mencopot sejumlah pejabatnya pasca-mencuatnya kasus suap impor bawang putih yang menjerat anggota DPR RI I Nyoman Dharmantra dan sejumlah pengusaha.

Menurut Saut, pencopotan para pejabat eselon 2, 3 dan 4 itu tidak akan menghentikan langkah KPK untuk menjerat para pihak yang terlibat dalam kasus ini. Penyidik, kata Saut, akan menelisik lebih jauh peran setiap pejabat yang diduga ikut dalam pusaran rasuah tersebut.

"Memang peran orang per orang tidak tergantung pada dipecat atau tidaknya, makanya tergantung penyidikan," ujarnya.

Dalam kasus suap pengurusan impor bawang, sejumlah lokasi telah digeledah KPK. Salah satu yang diacak-acak tim lembaga atirasuah tersebut adalah Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan.

Barang bukti elektronik dan dokumen-dokumen terkait izin impor bawang pun telah disita penyidik dari ruangan tersebut.

(Gisella Putri\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar