Karding Berani Lawan Hegemoni Cak Imin di Muktamar PKB?

Rabu, 14/08/2019 19:03 WIB
Presiden Jokowi, Ketua Umum PKB Cak Imin, dan Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding (FraksiPKB.com)

Presiden Jokowi, Ketua Umum PKB Cak Imin, dan Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding (FraksiPKB.com)

Jakarta, law-justice.co - Meski posisi Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Ketua Umum PKB diprediksi tak tergoyahkan, akan tetapi harus ada kandidat alternatif lain untuk menciptakan regenerasi kepemimpinan dalam partai.

Regenerasi itu penting dalam setiap partai politik. Hal itu karena parpol yang lain terbilang hanya mengandalkan hanya satu ketokohan saja.

Sementara di tubuh PKB saat ini nampaknya belum ada calon alternatif yang kuat untuk melawan hegemoni keponakan Abdurahman Wahid (Gus Dur) itu.

Sejatinya Muktamar PKB kembali yang akan dilaksanakan di Nusa Bali, tanggal 20-22 Agustus mendatang menjadi pertarungan memperebutkan kursi ketua umum partai dengan basis massa nahdliyin itu.

"Paradoks demokrasi kita. Politik Makin maju tapi regenerasi kemepimpinan parpol jalan di tempat. Di PKB nyaris tak ada dinamika. Padahal banyak mantan aktivis di dalamnya. Tapi seakan tak peduli dengan regenerasi pemimpin partai," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno seperti dilansir RMOL.id, Selasa (13/8/2019).

Ada beberapa elite PKB yang kiprahnya sudah tampak layak untuk menjadi pengganti Cak Imin. Adi, menyebut diantaranya Abdul Kadir Karding (AKK), Imam Nahrawi, Helmy Faishal Zaini dan Lukman Edy.

Sosok AKK diulas Adi, peranannya sangat terlihat saat menjadi pengurus teras Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amien.

Menurutnya, kalau mendapat restu dari pihak Istana, sudah seharusnya Karding maju untuk melawan dominasi Cak Imin yang sudah memimpin lebih dari 14 tahun.

"Kalau ada angin surga dari Istana Karding bisa maju. Tapi problemnya Istana akan main aman netral di tengah," tukas Adi.

Adi menilai Karding adalah sosok yang layak untuk menjadi pembantu Jokowi di Kabinet.

Menurutnya, hal itu menjadi kekuatan pendukung Karding untuk menguasai kepemimpinan  partai yang dilahirkan NU itu.

"Karding masuk nominasi calon menteri potensial dari PKB. Muda, berpengalaman, dan berintegritas," tambahnya.

Diketahui, Muktamar PKB akan dilaksanakan pada tanggal 20-22 Agustus mendatang. Dikabarkan proses muktamar nyaris tidak akan ada dinamika dan hanya sebatas pengukuhan Cak Imin menjadi Ketua umum partai untuk periode keempat.

(Regi Yanuar Widhia Dinnata\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar