Prabowo Hadiri Kongres PDIP, Novel Bamukmin: Memprihatinkan

Sabtu, 10/08/2019 10:03 WIB
Juru Bicara PA 212 Novel Bamukmin (MusliModerat)

Juru Bicara PA 212 Novel Bamukmin (MusliModerat)

Jakarta, law-justice.co - Kehadiran Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dalam Kongres V PDI Perjuangan di Bali mendapatkan sindiran dan kritik dari Novel Bamukmin pentolan Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Novel menduga mantan Danjen Kopassus itu sedang bermanuver untuk meningkatkan daya tawar.

Melansir JPNN.com, Jumat (9/8/2019), Novel yang pernah menjadi bagian Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga S Uno mengatakan, perolehan suara jagonya di Pilpres 2019 cukup bagus. Menurutnya, perolehan suara Prabowo-Sandi tak terlepas dari dukungan umat Islam melalui spirit 212.

“Sehingga PDIP sangat memperhitungkan itu untuk mempersiapkan penjajakan langkah jangka pendek susunan kabinet dan posisi di legislatif untuk melangkah ke jangka panjang sampai 2024,” ujar Novel.

Mantan pengurus Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta itu menduga jika akhirnya Gerindra berkoalisi dengan PDIP, hal tersebut untuk memuluckan upaya mengusung calon tunggal pada Pilpres 2024. Karena itu Novel mengharapkan Prabowo masih memegang komitmen untuk tetap bersama rakyat.

"Bagi Prabowo semoga komitmennya bisa dipegang yaitu timbul tenggelam bersama rakyat juga memperjuangkan keadilan yang saat ini berada dalam posisi yang masih sangat memprihatinkan,” kata Novel.

Lebih lanjut Novel mengatakan, sebagian besar pendukung 02 atau Prabowo - Sandi masih sakit hati karena baru saja melalui pemilu yang penuh dengan kecurangan.

“Dengan duka yang masih menyelimuti dampak pemilu ini semoga Prabowo masih punya hati nurani yang peka sehingga duduknya mereka saat ini tidak menggores luka baru pada rakyat khususnya pendukung 02,” tandas Novel.

(Gisella Putri\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar