Mendagri Bantah Sindir Anies Terkait Kunker

Selasa, 23/07/2019 16:31 WIB
Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta (Kompas.com)

Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta (Kompas.com)

Jakarta, law-justice.co - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta semua pihak untuk tidak mempermasalahkan kunjungan kerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena telah memiliki izin yang jelas dan tak melanggar aturan.

Tjahjo juga mengatakan bulan ini Anies baru sekali ke luar negeri.

"Dan bulan (Juli) ini Pak Anies Baswedan baru satu kali keluar negeri," kata Tjahjo dalam keterangan resmi yang dikutip oleh Kompas.com, Selasa (23/7/2019).

Terkait pertanyaannya sendiri tentang siapa saja kepala daerah atau wakil kepala daerah yang bepergian ke luar negeri tanpa izin, Tjahjo mengatakan, hal itu bisa dicek di Imigrasi. Publik tidak perlu berspekulasi apakah yang dimaksud Tjahjo adalah Anies atau bukan.

Lagipula, Tjahjo menegaskan, pernyataannya itu sama sekali tidak berkaitan dengan kepergian Gubernur Anies ke luar negeri.

"Saya tidak singgung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Malah saya sebut, kunjungan kerjanya sudah ada izin. Hal ini saya tegaskan untuk tidak dipelintir pernyataan saya dan ini saya luruskan," kata Mendagri.

Sebelumnya, Tjahjo menyinggung perjalanan dinas luar negeri Anies ketika ditanya wartawan mengenai Surat Edaran Mendagri soal prosedur perizinan perjalanan dinas luar negeri kepala daerah.

Mulanya, wartawan bertanya kepada Tjahjo, apakah Surat Edaran Nomor 009/5546/SJ yang ia keluarkan terkait perjalanan Anies ke Amerika Serikat (AS)? Tjahjo tidak menjawab secara tegas. Kemudian, dia menjelaskan pandangannya mengenai perjalanan dinas yang dilakukan Anies.

"Enggak, sebagai contoh Pak Anies. Dia enggak ada wakil (gubernur), tapi satu tahun berapa kali (ke luar negeri). Hampir sebulan dua (sampai) tiga kali. Ada lho gubernur hampir tiap minggu izin ke luar negeri, ada," ujar Tjahjo.

Diketahui, Anies berangkat ke Kolombia pada 9 Juli 2019 ini. Dia menjadi pembicara dalam World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2019 yang digelar di Medellin, Kolombia, 10-12 Juli 2019.

Dari Kolombia, Anies kemudian berangkat ke New York, Amerika Serikat untuk membahas peluang DKI Jakarta menjadi tuan rumah turnamen balap mobil Formula E. Dari New York, Anies kemudian bertolak ke Washington DC untuk menghadiri undangan dari organisasi United States-Indonesia Society (USINDO). Dia menjadi pembicara dalam forum tersebut.

(Gisella Putri\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar