Meksiko akan Usut Tuntas Ribuan Mayat Korban Geng Narkoba

Rabu, 26/06/2019 09:31 WIB
Tentara Meksiko berjaga di lokasi penemuan mayat (Foto: Fox News)

Tentara Meksiko berjaga di lokasi penemuan mayat (Foto: Fox News)

Meksiko, law-justice.co -  Pemerintah Meksiko berjanji akan mengidentifikasi ribuan jasad manusia, yang menumpuk di kamar mayat dan kuburan massal selama lebih dari 1 dekade kekerasan antargeng narkoba, dan menuai kemarahan keluarga korban, Selasa (25/6).

Pemerintah mengatakan awalnya akan mengalokasikan 400 juta peso (sekitar Rp293 miliar) termasuk memperbarui basis data forensik, mendirikan lima pusat forensik baru, mendatangkan para ahli dan menggunakan teknologi baru.

Lebih dari 200.000 orang tewas akibat kekerasan geng. Sebagaimana yang dilansir dari Antara, 40.000 orang lainnya hilang sejak mantan Presiden Felipe Calderon menerjunkan pasukan bersenjata untuk menangani kartel narkoba pada akhir 2006.

Presiden Andres Manuel Lopez Obrador, yang dilantik pada Desember, berjanji akan menghentikan pelanggaran hukum dan memberikan keadilan bagi keluarga korban. Ia menyebut pemerintahan sebelumnya sebagai pelanggar "hebat" HAM di negara tersebut.

(Annisa\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar