AS Diambang Perang dengan Iran

Cegah Perang Dunia III, Rusia Minta AS Batalkan Kirim Tentara

Rabu, 19/06/2019 09:38 WIB
AS menumpuk tentara di Timur Tengah untuk melawan Iran (Foto: RTTNews)

AS menumpuk tentara di Timur Tengah untuk melawan Iran (Foto: RTTNews)

Timur Tengah, law-justice.co - Rusia mendesak Amerika Serikat agar membatalkan rencana provokatif dengan mengerahkan lagi tentara ke Timur Tengah dan bakal memicu perang besar yang melibatkan banyak negara di kawasan, bahkan bisa menyeret Israel yang memiliki senjata nuklir, Selasa (18/6).

Rusia juga meminta AS menghentikan aksi-aksi, yang kelihatan seperti usaha yang disadari memprovokasi perang melawan Iran yang bisa memicu perang dunia ketiga.

Komentar-komentar tersebut, yang disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov kepada kantor-kantor berita Rusia, dikeluarkan setelah pengumuman oleh penjabat Menteri Pertahanan Amerika Serikat Patrick Shanahan sehari sebelumnya. Shanahan mengatakan Washington berencana mengirim lagi sekitar 1.000 personel militer ke Timur Tengah untuk maksud-maksud defensif.

Presiden Hassan Rouhani mengatakan pada Selasa bahwa Iran tak akan berperang melawan negara mana pun sementara Kremlin, kantor kepresidenan Rusia, menyerukan semua pihak untuk menahan diri.

Ryabkov mengatakan kepada para wartawan bahwa Moskow telah berulang-ulang memperingatkan Washington dan para sekutunya di kawasan mengenai apa yang disebutnya "tindakan sembrono dan tanpa dipikirkan, yang dapat memompa  ketegangan di sebuah kawasan yang mudah meledak" 
 
"Sekarang apa yang kita lihat ialah usaha-usaha yang tiada henti dilakukan AS untuk melakukan tekanan politik, psikologi, ekonomi dan, ya, tekanan militer terhadap Iran dengan cara yang provokatif. (Tindakan-tindakan ini) tidak dapat dinilai sebagai apa pun kecuali upaya yang disadari untuk memprovokasi perang," kata Ryabkov seperti yang dikutip media.

Jika Washington tidak menginginkan perang jangan lakukan itu, katanya.

(Rois Haqiqi\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar