Film Petualangan Bob Dylan Selama Tur 1975 Telah Dirilis

Minggu, 16/06/2019 20:03 WIB
Salah satu scene yang ada dalam film Rolling Thunder Revue saat Bob Dylan menjalani tur tahun 1975. (Foto: VPR)

Salah satu scene yang ada dalam film Rolling Thunder Revue saat Bob Dylan menjalani tur tahun 1975. (Foto: VPR)

law-justice.co - Sutradara Martin Scorsese telah membuat film keduanya, tentang Bob Dylan. Kali ini, Scorsese mencoba menghimpun berbagai fakta dan imajinasi fantastis mengenai penyanyi tersebut.

"Rolling Thunder Revue: A Bob Dylan Story," yang telah dirilis di Netflix dan di bioskop sejak 12 Juni lalu menggambarkan salah satu tur konser teraneh Bob Dylan, yakni ketika perjalanannya di AS pada 1975.

Tur Rolling Thunder, dengan rombongan pemain terdiri dari penyanyi folk Joni Mitchell, Joan Baez dan Roger McGuinn, serta penyair Allen Ginsberg dan rocker Mick Ronson. Mereka tampil di tempat-tempat kecil dengan sedikit pemberitahuan terlebih dahulu, meskipun status Dylan saat itu bintang utama.

"Itu tidak sukses, jika Anda mengukur kesuksesan dalam hal keuntungan. Tapi itu adalah petualangan," kata Dylan dalam film Scorsese.

Film Scorsese, diambil dari lebih dari 100 jam pengambilan gambar rekaman pada tahun 1975, menggemakan semangat yang sama, mencampur komentar dari Dylan dan Baez, serta wawancara dengan Sharon Stone dan aktor lain yang mengingat kembali tentang keterlibatan mereka dalam tur itu.

"Kami tidak menyebutnya film dokumenter," kata Margaret Bodde, salah satu produser.

Scorsese mengambil pendekatan berbeda dalam film sebelumnya tentang Dylan, "No Direction Home" pada 2005 yang merupakan film dokumenter tentang transformasi 1960-an penyanyi dari putus sekolah di kancah folk di kota New York menjadi bintang rock internasional.

Film baru ini menampilkan Dylan pada tahun 1975 membawakan lagu-lagu seperti “Mr. Tambourine Man” dan “Knockin ’on Heaven’s Door” dengan cat wajah putih dengan intensitas mata liar.

"Hanya ada semacam hubungan tertentu dengan audiens yang sepertinya dia miliki dalam tur ini, yang saya pikir akan meledakkan pikiran semua orang," kata Bodde.

Elemen fiksi film benar-benar tumbuh dari semangat tur. "Karena Bob terlihat sangat berbeda dalam tur itu dan dia semacam aktor," lanjutnya.

Salah satu karakter yang ditemukan dalam film ini adalah pembuat film yang adalah seorang pria Belanda, diperankan oleh suami Bette Midler Martin von Haselberg, yang disajikan sebagai pembuat film yang mencoba menangkap esensi dari tur pada tahun 1975.

Dalam sebuah wawancara, pria Belanda beraksen itu mengeluh bahwa Dylan tidak pernah memberinya jawaban langsung.

Tapi satu adegan mengenai pertemuan Dylan dengan Baez yang bergurau di bar, menjadi sebuah jalan pintas. Sebab Baez mengenakan gaun pengantin, dan lalu dua mantan kekasih itu berdalih mengapa mereka masing-masing menikahi orang lain. (The New Yorker)

(Winna Wijaya\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar