Dituduh Gubernur Intoleran, Anies Tak Mau Diwawancara Media Asing

Senin, 27/05/2019 11:45 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: Poskota)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: Poskota)

Jakarta, law-justice.co - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku sempat menghindari media asing karena sudah dituduh gubernur yang intoleran, sehingga dia ingin membuktikan dugaan itu dengan tindakan nyata saja.

"Saya selama 1,5 tahun itu belum pernah memberikan wawancara ke media asing. Semua permintaan tidak saya terima, kenapa? Ini cerita sedikit karena framing-nya ini adalah gubernur intoleran. Itu dunia tahu itu dan saya tidak bisa menjawab dengan kata-kata. Menjawab dengan perbuatan karena itu waktu," kata Anies saat berbuka puasa bersama wartawan di rumah dinasnya, Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, Minggu (26/5/2019).

Anies mengaku membuktikan ke media asing mengenai tudingan tersebut tidaklah benar. Dia mengatakan selama memimpin DKI Jakarta, semua pihak dirangkulnya.

"Setelah 1,5 tahun semua pertanyaan yang ditanyakan bisa saya tanya bisakah ditunjukkan sikap intoleran selama ini. Nggak terbukti," sebut Anies.

Sebagaimana yang dilansir dari Detik.com, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menuturkan semangat tersebut diaplikasikan dalam kebijakannya yang tidak membeda-bedakan siapapun.

Dia optimis jika di Jakarta persatuan bisa terwujud, maka hal itu bisa diterapkan pula oleh daerah lainnya di Indonesia.

"Saya rasa ini semangat itu diwujudkan bukan dalam pembentukan citra, tapi di lapangan. Ini satu harapan bahwa bila Jakarta bisa bersatu insyaalah seluruh Indonesia bisa bersatu," paparnya.

(Rois Haqiqi\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar