Badminton

PBSI Mulai Mewaspadai Penurunan Performa Kevin/Marcus

Senin, 29/04/2019 21:57 WIB
Kevin Sandjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Foto: PBSI)

Kevin Sandjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Foto: PBSI)

law-justice.co - Asisten Pelatih Ganda Putra PBSI Aryono Miranat mengatakan, mereka akan mengevaluasi penampilan ganda putra terbaik dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Pasangan berjuluk Minion itu puasa gelar dalam empat turnamen terakhir.

Kevin/Marcus, yang dua tahun silam merajai sebagian besar turnamen level elit, harus puasa gelar dalam empat turnamen beruntun yang mereka ikuti yaitu di All England, Malaysia Open, Singapore Open, dan Badminton Asia Championships 2019.

Walau begitu, mereka telah membuka tahun 2019 dengan mengantongi gelar dari Malaysia Masters dan Daihatsu Indonesia Masters. Mereka juga masih kokoh bertengger di peringkat satu dunia.

Di final Badminton Asia Championships 2019, Minggu (28/4/2019) kemarin, Kevin/Marcus dikalahkan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang), dengan skor 18-21, 3-21.

Aryono menjelasakan, anak asuhnya itu mulai mengalami penuruan performa, terutama dari segi mental.

“Kevin/Marcus punya nilai plus dari fighting spirit yang luar biasa, mentalnya, dan menurut saya ini sekarang sudah menurun,” kata Aryono, dilansir dari laman resmi PBSI.

Melawan Endo/Watanabe kemarin, ia mengatakan, Kevin/Marcus sudah mencoba segala cara untuk mengubah jalannya pertandingan. Namun pasangan Jepang itu memang bermain lebih baik, kuat dalam menyerang maupun bertahan.

“Sudah coba ubah pola main dengan banyak mengarahkan bola ke area belakang lawan dan tidak main kencang-kencang saja, tapi tetap tidak bisa tembus. Pertahanan lawan memang rapat, tapi dari Kevin/Marcus nya juga tidak yakin, main defense mati, nyerang enggak tembus.”

Karena segala usaha telah dicoba namun tidak menemukan hasil, Kevin/Marcus mulai merasa frustasi. Keduanya tidak bisa lagi menunjukkan magis, sebagaimana mereka biasanya membalikkan keadaan walau sudah jauh tertinggal.

Sebab itu, Aryono memastikan, pihaknya akan mengevaluasi penampilan Kevin/Marcus. Ia memastikan bahwa kedua pemain itu sama sekali tidak terbebani dengan status sebagai pemain peringkat satu dunia.

“Dulu, mereka kalau mau menang dapat kemenangan juga nggak gampang kok, tapi mereka punya fighting spirit yang luar biasa, mentalnya nggak mau kalah. Jadi, walaupun sekarang masih rangking satu tapi tetap tidak boleh lengah, latihannya harus lebih keras lagi.”

(Januardi Husin\Reko Alum)

Share:




Berita Terkait

Komentar