Petinju Perempuan Kini Boleh Berjilbab Saat Bertanding

Rabu, 24/04/2019 21:07 WIB
Zeina Nassar, petinju perempuan asal Jerman (Deutschlandfunk)

Zeina Nassar, petinju perempuan asal Jerman (Deutschlandfunk)

law-justice.co -  

Berpegang pada komitmen terhadap kesetaraan gender dan toleransi beragama, AIBA (International Boxing Association) menyetujui  seragam baru yang akan dipakai para petinju perempuan.

AIBA mengatakan "jilbab dan seragam tubuh penuh" telah dirancang "yang tidak membahayakan kompetisi dan kesehatan petinju". Sebelumnya, asosiasi tinju tersebut keberatan dengan bahan penutup kepala jilbab "yang tidak dirancang sesuai tubuh dan memiliki potensi melorot saat pertandingan". 

AIBA mengatakan perubahan aturan ini menyoroti "komitmennya terhadap kesetaraan gender dan toleransi beragama."

"Saya bangga, sebagai petinju muslim-perempuan, untuk melihat perubahan positif yang dilakukan Asosiasi Tinju Internasional untuk kepentingan terbaik para atletnya," ujar Zeina Nassar, seorang petinju Jerman yang mengenakan jilbab.

"Tinju mencakup keragaman dan saya menghargai melihat evolusi olahraga yang berkelanjutan," lanjut Nassar. "Saya juga menghargai pengakuan AIBA tentang perbedaan agama dan memiliki wawasan untuk membuat akomodasi ini."

AIBA saat ini sedang dalam pengawasan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC), yang menghentikan perencanaan formal untuk turnamen tinju pria dan perempuan di Olimpiade Tokyo 2020.

Masalah utama IOC adalah dengan presiden AIBA Gafur Rakhimov, yang masuk dalam daftar sanksi Departemen Keuangan AS. (Huff Post)

 

(Reko Alum\Reko Alum)
Share:


Berita Terkait

Komentar