Mencermati Potensi Seni Budaya Banyumas

Minggu, 14/04/2019 21:48 WIB
Panggung Seni Rupa di Kawasan Wisata Baturraden Banyumas (foto: Merdeka)

Panggung Seni Rupa di Kawasan Wisata Baturraden Banyumas (foto: Merdeka)

Purwokerto, law-justice.co - Seni budaya di Kabupaten Bayumas, Jawa Tengah diyakini dapat menjadi data tarik wisata. Salah satunya adalah seni lukis. Apalagi menurut pengamat pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Chusmeru, sudah banyak pelukis Banyumas yang berkiprah di tingkat nasional.

Sayangnya menurut dia potensi tersebut belum dioptimalkan sebagai daya tarik wisata daerah.

“Padahal Kabupaten Banyumas banyak memiliki potensi seni budaya yang sangat menarik," katanya seperti diwartakan Antara, Minggu (14/4).

Untuk itu, dia menyarankan agar pemerintah daerah melakukan sejumlah hal agar seni lukis Banyumas dapat memberi kontribusi pada sektor pariwisata.

Pertama, perlu dilakukan kajian dan analisis potensi seni rupa Banyumas dalam industri pariwisata. Kedua, perlu mencari kekhasan lukisan Banyumas bila dibandingkan dengan daerah lain. Tujuannya menurut Chusmeru untuk melihat sejauh mana seni lukis Banyumas bisa memasuki pasar wisata, contohnya seperti lukisan khas Ubud, Bali.

"Yang ketiga, perlu adanya batas jelas antara lukisan untuk `art shop` dan lukisan untuk galeri yang biasanya berbeda harga," katanya. Keempat, kata dia, sudah saatnya pelukis Banyumas memasarkan dan meningkatkan promosi karyanya melalui media sosial dan market place. "Saat ini banyak juga kolektor lukisan yang berburu karya tidak datang langsung ke galeri tetapi mencarinya di media sosial," katanya.

Chusmeru menambahkan, yang kelima, adalah para pihak terkait perlu lebih sering mengadakan pameran seni rupa di hotel berbintang untuk melihat sejauh mana seni rupa Banyumas mendapatkan respons di pasar wisata. "Di lain sisi, hotel juga diuntungkan dengan ajang pameran yang gratis untuk tamunya," katanya.

Keenam, pameran seni rupa khas Banyumas bisa dijadikan atraksi wisata minat khusus, dan dapat dimasukkan ke dalam kalender wisata Banyumas. "Oleh sebab itu perlu upaya revitalisasi berkesenian di Banyumas, khususnya seni rupa," katanya.

(Rin Hindryati\Tim Liputan News)
Share:


Berita Terkait

Komentar