Jokowi Ajak Rakyat Nyoblos 17 April dan Jangan Ada yang Libur

Jum'at, 29/03/2019 15:23 WIB
 Calon presiden petahana Joko Widodo (Foto: Poskota)

Calon presiden petahana Joko Widodo (Foto: Poskota)

Bogor, law-justice.co - Calon presiden petahana Joko Widodo mengajak rakyat Indonesia yang memiliki hak pilih untuk jangan berlibur pada 17 April 2019 agar dapat menyalurkan hak pilihnya dalam pemilu.

“Saya ajak sekali lagi jangan ada yang berlibur. Atau kalau mau berlibur silakan, nyoblos dulu setelah itu, jam 8 nyoblos kan masih bisa. Jam 8 nyoblos blos, jam 9 nyoblos blos, jam 10, langsung terbang berlibur silakan,” kata calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) setelah menunaikan ibadah sholat Jumat di Halaman Masjid Baitussalam Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (29/3).

Jokowi sangat berharap tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi dalam pemilu.

Ia ingin agar jangan sampai ada yang golput atau kehilangan hak pilihnya dalam pesta demokrasi.

“Tapi jangan sampai ada yang golput, jangan sampai ada yang tidak mencoblos di hari Rabu 17 April 2019,” katanya.

Sebuah survei CSIS belum lama ini dirilis dan menemukan fakta bahwa sekitar 12 juta warga lebih memilih untuk berlibur pada 17 April 2019 yang ditetapkan sebagai hari libur nasional.

“Oleh sebab itu di setiap forum-forum besar, sedang, dan kecil saya sampaikan jangan biarkan satu orang pun golput, jangan sampai biarkan satu orang pun golput,” katanya.

Sebagaimana yang dilansir dari Antara, apalagi karena pemilu baik pileg maupun pilpres kata Jokowi, menelan biaya triliunan rupiah.

“Karena pemilu ini, pileg pilpres menghabiskan biaya yang triliunan, sangat rugi besar kita kalau tidak menggunakan hak pilih kita. Karena menentukan arah negara ini ke depan,” kata Jokowi.

(Rois Haqiqi\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar