Disney Sepakat Beli 21st Century Fox Senilai Rp 1.000 Triliun

Rabu, 20/03/2019 15:15 WIB
Ilustrasi akuisisi 21st Century Fox oleh Disney (Walt Disney Pictures, 21st Century Fox )

Ilustrasi akuisisi 21st Century Fox oleh Disney (Walt Disney Pictures, 21st Century Fox )

New York, AS, law-justice.co - Ekspansi Disney dalam dunia hiburan global kian gencar saja. Korporasi yang didirikan oleh Walt Disney dan Roy Oliver Disney dikabarkan telah menyepakati pengambilalihan 21st Century Fox milik konglomerat  media asal AS, Rupert Mourdoch senilai 71 miliar Dollar AS (sekitar Rp 1.000 triliun) pada Rabu dini hari waktu New York, AS.

Dengan demikian, perusahaan ini akan mengendalikan  bisnis hiburan dengan ikon-ikon budaya populer ternama, seperti Cinderella, The Simpsons, dan Star Wars untuk membentuk raksasa media hiburan dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Selain itu, Disney juga akan menguasai beberapa unit bisnis ternama, seperti Fox Film, TV Studios, FX Network, National Geographic, dan Indian TV.

Tak hanya itu, tahun depan perusahaan ini juga akan meluncurkan layanan streaming Disney Plus. Tujuannya untuk masuk ke pasar yang sama, seperti yang disasar oleh Netflix yang telah lebih dahulu mapan di ranah ini.

Sebelum mengambil alih 21st Century Fox, Disney telah melakukan berbagai langkah awal dengan memperlihatkan katalog hiburan dengan menampilkan produk ternama, seperti kartun-kartun klasik, Star, Wars, dan banyak karakter pahlawan super Marvel. Setelah pembelian Fox, kini perusahaan itu dapat menambahkan sosok-sosok dan serial X-Men dan Deadpool dalam tayangan mereka.

Akuisisi ini juga membantu Disney untuk mengendalikan tayangan televisi dan film sejak awal dari akhir, mulai dari membuat sebih program, mendistribusikannya ke berbagai saluran televisi, bioskop, layanan streaming, dan produk-produk lainnya. Dengan begitu perusahaan ini juga akan mengakses data kebiasaan konsumen dalam mengakses hiburan  untuk menarik iklan.

Sementara pimpinan Walt Disney Company, Robert Iger, memuji langkah bisnis yang diambil oleh perusahaannya. Pasalnya, keputusan ini tidak saja menjadi momen yang luar biasa dan bersejarah bagi Disney, tetapi juga akan menciptakan nilai signifikan untuk jangka waktu yang panjang bagi perusahaan dan para pemegang saham.

“(Dengan) mengabungkan kekayaan konten kreatif  Disney dan 21st Century fox, serta berbagai talenta yang telah terbukti kualitasnya dalam menciptakan perusahaan hiburan dunia, perusahaan ini mendapatkan posisi yang baik untuk memimpin dalam era yang dinamis dan transformatif,” kata Robert.

Langkah ini juga secara instan memangkas jumlah studio besar di Hollywod dan mengakhir era besar, Warner Bros, Universal, Sony Pictures, dan Paramount Pictures. Kini lima studio ternama ini bernaung di bawah Disney.

Namun melalui akuisisi ini juga membuat nasib ribuan pekerja tidak pasti. Para pengamat memprediksi , langkah ini akan disusul dengan perampingan struktur yang membuat lebih dari 4 ribu posisi akan dihilangkan. (guardian)

(Teguh Vicky Andrew\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar