100 Orang Tewas Dibantai Israel Saat Masyarakat Gaza Salat Subuh

Sabtu, 10/08/2024 13:51 WIB
Penampakan ledakan akibat roket yang ditembakan oleh pasukan Israel ke Jalur Gaza pada Senin (10/5/2021) waktu setempat. Sedikitnya 20 orang tewas termasuk 9 anak-anak dan puluhan lainnya terluka akibat serangan tersebut. (Foto: AFP)

Penampakan ledakan akibat roket yang ditembakan oleh pasukan Israel ke Jalur Gaza pada Senin (10/5/2021) waktu setempat. Sedikitnya 20 orang tewas termasuk 9 anak-anak dan puluhan lainnya terluka akibat serangan tersebut. (Foto: AFP)

Jakarta , law-justice.co - Lebih dari 100 orang dilaporkan tewas dalam serangan Israel di Sekolah Al-Taba`een, Kota Gaza, Jalur Gaza.

Al Jazeera melaporkan serangan bom menghantam sekolah saat dini hari kala orang-orang menunaikan salat subuh.

Api pun tersulut imbas ledakan bom. Sejumlah warga Palestina terjebak di gedung tersebut karena api mulai menjalar.

Tim penyelamat dilaporkan kesulitan memadamkan api lantaran militer Zionis telah memotong akses air ke daerah tersebut. Kendati begitu, mereka terus berusaha menyelamatkan warga dari sana.

Menurut badan pertahanan sipil Gaza, serangan Israel di sekolah ini menggunakan tiga buah roket.

Terkait serangan ini, militer Israel mengklaim bahwa Sekolah Al-Taba`een merupakan "markas Hamas" yang diisi oleh para anggota milisi.

Serangan ini terjadi di saat agresi Israel telah menewaskan nyaris 40 ribu orang, mayoritas anak-anak dan perempuan.

Belum ada tanda-tanda Israel dan Hamas akan melakukan gencatan senjata.

(Yudi Rachman\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar