40 Juta Warga RI Bergaji di Bawah Rp5 Juta, Konsumsi Keluarga Naik

Kamis, 20/06/2024 19:32 WIB
Gedung BAPPENAS di Jakarta (Foto: BUMN Track)

Gedung BAPPENAS di Jakarta (Foto: BUMN Track)

Jakarta, law-justice.co - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyebut 40 juta warga Indonesia bergaji Rp 5 juta ke bawah dan memiliki tanggungan keluarga banyak.

"Ada 40 juta pekerja, pekerja kelompok 40 persen terbawah memiliki upah hanya Rp 5 juta. Dan keluarga ini jumlahnya banyak. Bisa-bisa kalau dibagi habis ke 5 orang, kira-kira Rp 1 juta per bulan," kata Suharso dalam Peluncuran Kolaborasi Pemanfaatan Sistem Data Regsosek di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, seperti dikutip DetikFinance, Kamis (20/6).

Menurut Suharso, kelompok masyarakat tersebut terbilang rentan dan memerlukan bantuan sosial. Namun, sambung Suharso, data penerimaan bansos nasional masih berantakan.

Pada saat yang sama, Suharso juga mengungkap 10 juta orang Indonesia berpendapatan di atas Rp23 juta dengan jumlah anggota keluarga lebih sedikit dibandingkan kelompok 40 juta pekerja dengan gaji terbawah.

"Kalau kelompok yang 10 persen, 10 juta orang dengan pendapatan di atas Rp 23 juta dan keluarganya lebih sedikit. Jadi lebih kaya, jumlah anggota household, rumah tangganya bisa di bawah 3 orang," tuturnya.

Karenanya, pemerintah perlu membenahi data Registrasi Sosial Ekonomi (regsosek). Dengan demikian, kebijakan yang dikeluarkan lebih tepat sasaran dan berdampak pada upaya mengurangi ketimpangan.

"Kotak ini jadi sasaran belanja sosial kita, sasaran dari subsidi kita. Pertanyaannya, by name by address, di mana mereka? Siapa mereka? Itulah kenapa kita memerlukan regsosesk (Registrasi Sosial Ekonomi)," bebernya.

Pemerintah Indonesia sendiri telah menargetkan pendapatan per kapita mencapai US$ 5.500 per tahun pada 2025.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar