MRT Jakarta Tembus Tangsel Mulai Terang Benderang, Ini Faktanya

Selasa, 18/06/2024 20:24 WIB
PT KAI Protes saat MRT Berencana Caplok Saham Commuter Indonesia. (Linkedin).

PT KAI Protes saat MRT Berencana Caplok Saham Commuter Indonesia. (Linkedin).

Jakarta, law-justice.co - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memberikan kabar terbaru soal proyek MRT Jakarta yang rencananya akan tembus sampai Tangsel. Menurut Benyamin, proyek MRT Jakarta tembus Tangsel bukan hanya sebatas rencana tetapi ingin segera diwujudkan.

Saat berbincang dengan CNBC Indonesia dalam Nation Hub, Benyamin mengakui bahwa anggaran Pemkot Tangsel tidak akan cukup untuk membiayai mega proyek MRT. Namun dia terus mengupayakan kerja sama dengan pihak ketiga dalam hal ini PT MRT Jakarta (Perseroda) dan para pengembang perumahan di kawasan Tangsel.

"MRT ini sebetulnya sudah program lama, sejak waktu itu saya wakil dan Ibu Airin (Airin Rachmi Diany) pada waktu itu sebagai Wali Kota. Kita sudah propose ke Kementerian Perhubungan. Belakangan isu ini menarik kembali. Dan saya menyadari kalau menggunakan APBD tidak akan mampu," katanya memberikan jawaban dikutip Selasa (18/6/2024).

"Maka kami menggandeng PT MRT, kami menggandeng para pengembang yang ada di Kota Tangsel untuk bersama-sama membangun MRT sampai ke Tangerang Selatan termasuk di dalamnya juga LRT kita dorong. Pendanaannya bukan lagi APBD tetapi investasi pihak ketiga," jelasnya dilansir CNBC Indonesia.

Sejauh ini diskusi antara pihak ketiga masih terus dilakukan untuk mendapatkan titik temu dan kesepakatan. Benyamin bilang respons semua pihak sangat baik. Bahkan saat ini tengah dilakukan studi kelayakan dengan membuat trase baru yang berbeda dari trase lama.

"Alhamdlillah respons mereka bagus sekali, malah trase berkembang lagi sedang ada kajian ulang. Sebelumnya kita lewat jalan raya Ciputat sampai Pamulang dan seterusnya sekarang mungkin ada beberapa trase yang kita usulkan yang lebih memenuhi kebutuhan pasar," sebutnya dilansir dari CNBC Indonesia.

Dengan perkembangan yang cukup positif, Benyamin pun menargetkan proyek MRT Jakarta tembus Tangsel bisa dimulai sesegera mungkin. Bahkan dia mengupayakan tahun 2027 masyarakat Tangsel sudah bisa melihat bangunan MRT.

"Untuk study kelayakan sedang dilakukan sekarang. Jadi kapan soal nanti pelelangan dan sebagainya kita akan dorong terus PT MRT untuk sesegara mungkin. Harapan saya segera 2027 sudah mulai kelihatan bangunan MRT di Tangerang Selatan dan LRT," jelasnya.

Sebelumnya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub pernah membuat kajian rute MRT Jakarta tembus Tangsel. Perpanjangan akan dimulai dari stasiun terakhir MRT Jakarta di Lebak Bulus hingga menuju ke Pondok Cabe, Tangsel.

Berikut Rute MRT Jakarta dari Lebak Bulus Tembus ke Tangsel:

1. Lebak Bulus

2. Stasiun UMJ

3. Stasiun UIN Syarif Hidayatullah

4. Stasiun Pasar Ciputat

5. Stasiun Pustekkom

6. Stasiun Pondok Cabe

7. Stasiun Pamulang Barat

8. Stasiun Pondok Benda

9. Stasiun Babakan

10. Stasiun Puspitek

11. Stasiun Rawa Buntu

12. Tangerang Kota

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar