Panglima TNI Tegaskan Prajurit Main Judi Online Akan Dihukum

Kamis, 13/06/2024 12:27 WIB
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. (Sindonews)

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. (Sindonews)

Jakarta, law-justice.co - Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa seluruh prajurit agar menghindari judi online. Agus mengatakan setiap prajurit yang diketahui bermain judi online akan diberikan sanksi.

Pernyataan itu dia sampaikan kepada para awak media, usai mengikuti Rapat Kerja (raker) bersama Komisi I DPR RI di Ruang rapat Komisi I DPR RI Senayan,Jakarta, Rabu (12/6).

"Akan kita tindak tegas para prajurit yang melanggar aturan, salah satunya yang sedang marak yaitu judi online, ya akan kita hukum. Ada juga reward bagi mereka yang berprestasi, kita berikan penghargaan berupa sekolah, kenaikan pangkat luar biasa, dan sebagainya," kata Agus.

Menurut Agus, TNI sudah memiliki aturan atau mekanisme penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) bagi prajurit.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo(Jokowi) juga telah angkat bicara terkait judi online (judol) yang memakan korban jiwa. Dia meminta masyarakat untuk tidak lagi ikut mengakses judi online.

Jokowi berharap masyarakat bijak mengelola keuangan. Dia menyarankan masyarakat menggunakan uang untuk tabungan atau modal usaha ketimbang judi online.

Dia pun menegaskan keseriusan pemerintah memberantas judi online. Dia menyebut sudah ada 2,1 juta situs judi online yang di-take down. Pemerintah juga segera membentuk Satgas Judi Online.

"Ya ini secara khusus saya ingin sampaikan jangan judi! Jangan judi! Jangan berjudi, baik secara offline maupun online," ujar Jokowi.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar