Untuk Bansos Beras Agustus-Desember, Pemerintah Siapkan Rp9 Triliun

Minggu, 09/06/2024 12:46 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi menteri Kabinet Indonesia Maju berkunjung ke Lapangan Sepak Bola Klumpit Tingkir, Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah, pada Senin (22/1/2024) untuk mengecek bansos atau bantuan pangan. (BPMI Setpres)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi menteri Kabinet Indonesia Maju berkunjung ke Lapangan Sepak Bola Klumpit Tingkir, Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah, pada Senin (22/1/2024) untuk mengecek bansos atau bantuan pangan. (BPMI Setpres)

Jakarta, law-justice.co - Pemerintahan Presnden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menyiapkan Rp9 triliun untuk melanjutkan bansos beras 10 kilogram (kg) bagi 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan dana untuk lanjutan bantuan pangan itu diputus dalam rapat internal bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Adapun bantuan pangan beras 10 kilogram untuk tahap tiga itu akan berlanjut pada Agustus, Oktober, dan Desember 2024.

"Bantuan pangan ini diputus dalam rapat internal sama Pak Presiden, (dilanjutkan) bulan delapan, 10 dan 12. (Anggarannya) sekitar Rp9 triliun," kata Arief seperti dikutip dari Antara, Jumat (7/6).

Dia menjelaskan bansos pangan itu memang tak konsisten digelontorkan selama 12 penuh. Sebab, pemerintah menyesuaikan dengan anggaran di APBN.

"Karena kita lihat juga fiskal, jangan hanya untuk pemenuhan bantuan pangan, tapi kegiatan yang lain yang penting juga jangan sampai tertinggal, itu keputusannya dalam rapat kabinet," jelas Arief.

Menurutnya, bansos pangan membuktikan bahwa kehadiran dan perhatian pemerintah yang terus menyokong perekonomian 22 juta keluarga penerima manfaat.

"Sebanyak 22 juta keluarga itu kalau secara individu bisa sampai sekitar 89 juta atau artinya hampir sepertiga rakyat Indonesia yang diberikan beras Bulog yang berkualitas baik dari pemerintah," ucapnya.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar