Putusan Sengketa Hasil Pilpres Bakal Dibacakan Senin Pagi

Jum'at, 19/04/2024 17:04 WIB
Gedung Mahkamah Konstitusi.

Gedung Mahkamah Konstitusi.

law-justice.co - Mahkamah Konstitusi menggeber sidang sengketa hasil pilpres. MK mengagendakan akan membacakan putusan atas gugatan sengketa hasil Pilpres 2024 yang diajukan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Senin (22/4/2024) pekan depan. Pembacaan putusan di ruang sidang pleno MK itu dijadwalkan digelar mulai pukul 09.00 WIB. "Senin 22 April 2024, 09:00 WIB," bunyi keterangan jadwal sidang di laman resmi MK.

Saat ini, MK masih melakukan rapat permusyawaratan hakim (RPH) secara maraton sampai Minggu (21/4/2024). Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengirimkan surat panggilan kepada para pihak untuk menghadiri sidang putusan sengketa Pilpres 2024. Total delapan surat yang dikirimkan oleh MK. "Panggilan sudah dikirimkan kepada seluruh pihak, baik perkara nomor 1 dan nomor 2. Panggilannya sama, jam atau pukul 09.00 WIB di ruang sidang pleno," kata Juru Bicara MK Fajar Laksono, di gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2024) sebagiamana dikutip CNN Indonesia

Fajar mengatakan sidang pembacaan putusan akan dilakukan dalam satu ruangan yang sama. Fajar mengatakan akan ada dua putusan dari dua perkara. "Iya ada dua putusan. Digabung di ruang sidang yang sama, dalam satu majelis yang sama," ujarnya. 

Fajar mengatakan pihaknya akan melakukan konfirmasi kehadiran dalam waktu 1-2 hari. Dia menyebut para pihak yang hadir akan dibatasi sebanyak 14 perwakilan dari masing-masing para pihak. "Kita panggil, nanti dalam waktu 1-2 hari kita konfirmasi siapa yang mau hadir, disesuaikan kuota kursi di ruang sidang kan begitu, seperti sidang-sidang sebelumnya," jelas dia.

Delapan hakim MK mulai fokus menggelar Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) terhitung sejak 16 April lalu. Juru Bicara MK Fajar Laksono menjelaskan para hakim konstitusi sudah menggelar RPH sejak sidang pembuktian selesai. Namun, pekerjaan tersebut harus dilakukan bergiliran dengan sengketa pileg.

Fajar juga memastikan RPH merupakan agenda tertutup. Baginya, apa yang terjadi dalam RPH, terang dia, sepenuhnya bersifat rahasia. "Nah, mulai hari ini tanggal 16 (April) setelah kesimpulan tadi sampai dengan tanggal 21 (April) itu setiap hari diagendakan RPH, fokus untuk pembahasan perkara pilpres," ujar Fajar Laksono, Selasa (16/4/2024) lalu sebagaimana dilansir Detik.

(Bandot DM\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar