Usai Sidang MK

Sekjen PDIP Beberkan Rencana Pertemuan Megawati dan Prabowo

Selasa, 02/04/2024 21:29 WIB
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto (tengah), Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat (kanan) dan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Arif Budimanta (kiri) saat menggelar konferensi pers terkait Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-3 PDIP di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (5/6/2023). DPP PDI Perjuangan (PDIP) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III di Sekolah Partai dengan tema Rakernas III dengan tema Fakir Miskin dan Anak

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto (tengah), Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat (kanan) dan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Arif Budimanta (kiri) saat menggelar konferensi pers terkait Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-3 PDIP di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (5/6/2023). DPP PDI Perjuangan (PDIP) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III di Sekolah Partai dengan tema Rakernas III dengan tema Fakir Miskin dan Anak

Jakarta, law-justice.co - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto membenarkan bahwa Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dengan calon presiden terpilih Prabowo Subianto kemungkinan bertemu setelah proses sengketa Pemilu di MK selesai.

Menurut Hasto, keduanya tak memiliki persoalan untuk bertemu. Namun, wacana pertemuan bisa dilakukan hanya pada momentum yang tepat.

"Tentu untuk Bu Mega dan Pak Prabowo, enggak ada persoalan untuk bertemu, tapi tentu saja momentum yang tepat setelah seluruh tahapan MK dan proses hukum dilakukan PDIP," kata Hasto kepada wartawan di sela acara Bedah Buku "NU, PNI, dan Kekerasan Pemilu 1971" di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa 2 April 2024.

Dia menyebut pertemuan antara keduanya juga bukan hal baru. Mega dan Prabowo, kata Hasto, juga pernah bertemu usai Pilpres 2019, saat Ketua Umum Partai Gerindra itu kalah untuk kali kedua dari Jokowi.

"Kita sudah terbiasa, bahkan 2019 ketika Pak Prabowo dalam pemilihan presiden kalah, Bu Mega sama," katanya.

Namun, Hasto enggan berspekulasi wacana pertemuan keduanya menjadi sinyal arah PDIP di pemerintahan ke depan. Menurut dia, keputusan partainya masih akan melalui pembahasan berbagai variabel politik.

"Mau berada di dalam atau luar pemerintahan karena itu keputusan strategis akan dipertimbangkan dengan melibat berbagai variabel politik ekonomi sosial budaya dan suasana kebatinan rakyat," ujarnya dikutip dari CNN Indonesia.

Kabar pertemuan Mega dan Prabowo sebelumnya disampaikan Ketua DPP PDIP Said Abdullah. Dia menegaskan PDIP dan Gerindra tidak ada persoalan, baik dari sisi ideologis maupun politik.

Menurut Said, sangat mudah menggelar pertemuan antara Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum partai pemenang Pemilu 2024 dengan Prabowo Subianto sebagai pemenang Pemilihan Presiden 2024.

"Nanti insyaallah sebelum ada pertemuan Bu Mega dan Pak Prabowo, didahului oleh Mbak Puan Maharani. Tetapi, sekali lagi, nanti setelah muncul keputusan MK," tutur Said.***

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar