Jokowi Perintahkan Mahfud Tangani Gelombang Imigran Rohingya di Aceh

Senin, 04/12/2023 16:02 WIB
AS, Militer Myanmar, Rencanakan Pembunuhan Massal,  Etnis Rohingya (foto: rediff.com)

AS, Militer Myanmar, Rencanakan Pembunuhan Massal, Etnis Rohingya (foto: rediff.com)

Jakarta, law-justice.co - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim telah menginstruksikan Menko Polhukam Mahfud MD untuk mengatasi gelombang ratusan imigran pengungsi Rohingya yang mendarat di sejumlah pantai Provinsi Aceh sejak pertengahan November 2023.

Selain Mahfud, Jokowi juga telah menginstruksikan agar masalah tersebut dirembuk dengan pemerintah daerah setempat, serta Komisariat Tinggi Urusan Pengungsi PBB (UNHCR).

"Saya telah memerintahkan kepada Menko Polhukam untuk menangani bersama-sama dengan daerah, bersama-sama dengan UNHCR," kata Jokowi di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin 4 Desember 2023.

Per akhir November 2023, pengungsi Rohingya yang mendarat di Aceh ditempatkan sementara di Lhokseumawe, dan tersisa hanya 507 orang dan tujuh orang kabur dari tempat penampungan.

Kemudian 341 orang di Kabupaten Pidie tepatnya di Yayasan Mina Raya dan di Desa Kulee sebanyak 232 orang.

Terpisah, Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko meminta UNHCR untuk bertanggung jawab atas gelombang pengungsi Rohingya yang berdatangan ke Aceh.

Achmad menuturkan dari hasil penyelidikan para pengungsi yang datang ke Aceh ini rata-rata memiliki identitas dari UNHCR yang berbahasa Bangladesh.***

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar