Di Mukernas MUI ke-III, Prabowo: Indonesia Kuat, Rakyat Sejahtera

Minggu, 03/12/2023 13:41 WIB
Pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menghadiri rapat koordinasi nasional (rakornas) TKN dan TKD Prabowo-Gibran di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2023). Prabowo, Gibran, dan mayoritas pengurus TKN dan TKD Prabowo-Gibran tampak menggunakan pakaian yang sama, yakni kemeja biru langit. Robinsar Nainggolan

Pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menghadiri rapat koordinasi nasional (rakornas) TKN dan TKD Prabowo-Gibran di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2023). Prabowo, Gibran, dan mayoritas pengurus TKN dan TKD Prabowo-Gibran tampak menggunakan pakaian yang sama, yakni kemeja biru langit. Robinsar Nainggolan

Jakarta, law-justice.co - Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto dengan tegas menyatakan soal pentingnya tugas pemimpin untuk membahagiakan dan menyejahterakan rakyat.

Hal ini dia sampaikan saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-III di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Sabtu (2/12) malam.

"Negara yang kuat harus didahului kebahagiaan dan kesejahteraan rakyatnya. Tidak ada kebahagiaan dan kesejahteraan tanpa ada keadilan bagi rakyatnya," katanya seperti dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (3/12).

Menteri Pertahanan RI ini juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang untuk menjadi negara yang kuat di kancah internasional. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi seluruh bangsa Indonesia untuk menuju negara kuat.

"Bangsa Indonesia ini harus kuat, tidak boleh didikte sama bangsa lain. Karena itu kita semua harus rukun dan gotong royong, bersama-sama untuk menjadi negara kekuatan ekonomi keempat," tegas Prabowo.

Selain kerukunan dan gotong royong seluruh komponen bangsa, pasangan Cawapres Gibran Rakabuming Raka ini juga menyebut syarat lain agar Indonesia berhasil berdiri mandiri dan kuat sebagai bangsa yang besar. Yakni, meneruskan konsep hilirisasi yang sudah digagas Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, melalui hilirisasi kesejahteraan sepenuhnya menjadi milik rakyat Indonesia. Sebab, Indonesia bukan lagi mengekspor barang mentah yang akhirnya harus membeli barang jadi, tetapi sudah mengekspor barang jadi yang nilai ekonominya berlipat tingginya.

"Kita harus kembangkan konsep hilirisasi dan dan industrilisasi. Kita harus kembangkan yang sudah dirintis Pak Jokowi," ujar Prabowo.

"Demi Allah, saya hanya ingin bangsa kita Indonesia terhormat," pungkasnya.

 

 

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar