Tak Kaget PKS Janji Ibu Kota Tetap Jakarta, Senior PDIP Bilang Begini

Senin, 27/11/2023 10:35 WIB
Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno. (Foto: dpr.go.id)

Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, law-justice.co - Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) berjanji ibu kota negara tetap di Jakarta Bila menang Pemilu 2024.

Terkait hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) mengakui PKS konsisten menolak ibu kota negara pindah ke Nusantara sejak awal.

"PKS konsisten menolak sejak UU IKN dibahas di DPR. Sikap yang kami hargai. Itu berarti UU IKN yang sudah ada harus direvisi substansinya," ujar Politisi Senior PDIP, Hendrawan Supratikno kepada wartawan, Minggu (26/11/2023).

Menurut Hendrawan bicara posisi PKS dalam pemilu 2024.

"PKS memilih melakukan positioning berbeda dan berubah, dalam kontestasi pemilu. Jadi semua sikap politik yang selama ini sudah ditunjukkan di DPR dalam pembahasan UU, akan dilakukan, seperti mengganti UU IKN, Cipta Kerja, dll," terang Hendrawan.

"Kita tidak perlu kaget atau terkejut," lanjutnya.

Meski begitu, dia mengingatkan banyak fraksi di DPR yang tidak sepaham dengan PKS.

"Jadi janji tersebut lebih sebagai instrumen elektoral," tambahnya.

PKS Ingin Ibu Kota Tetap Jakarta

Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Mohamad Sohibul Iman mengatakan janji PKS sangat mudah ditafsirkan oleh masyarakat. Dia mengatakan PKS menilai ibu kota tidak perlu pindah ke Nusantara.

"Ini walaupun secara warning agak panjang, tetapi substansinya straight forward orang tidak perlu menafsirkan apapun. Dengan kalimat ini, artinya ibu kota negara tidak pindah ke Nusantara, tetap di Jakarta," kata Sohibul di rapimnas kampanye nasional 2024, Depok.

Dia mengatakan ibu kota tetap di Jakarta merupakan gagasan unggulan dari PKS. Dia mengatakan PKS sejak awal menolak pengesahan RUU IKN menjadi undang-undang.

"Kampanye gagasan unggulan dari PKS karena memang PKS sudah dari awal menolak tentang RUU IKN dan sekarang kita sampaikan kepada masyarakat," ucapnya.

 

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar